Upaya Khusus Sapi Indukan di Bangka Tengah

on .

Koba - Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mendorong warga untuk menggalakkan beternak sapi agar dapat meningkatkan perekonomian warga setempat.

"Pengembangan ternak sapi ini mendukung program nasional dan juga menekan inflasi di daerah ini, mengingat daging sapi memicu inflasi tinggi karena didatangkan dari luar daerah dan populasinya masih rendah," ujar Erzaldi, saat menghadiri kegiatan upaya khusus sapi indukan wajib bunting (Upsus Siwab), di Dusun Air Medang, Senin.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah setempat sedang menggencarkan program inseminasi buatan untuk mempercepat peningkatan populasi sapi di daerah itu, dan diharapkan mendapat dukungan dari peternak baik yang tergabung dalam kelompok maupun perorangan.

"Saya memberikan apresiasi kepada para peternak sapi di Dusun Air Medang yang sudah mulai tekun membudidayakan sapi, bahkan sebagian dari mereka mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga dari hasil beternak sapi," ujarnya lagi.

Dia mengatakan, pemerintah daerah terus mendorong para peternak baik yang sedang memelihara sapi siap bunting maupun yang mengolah kotoran sapi menjadi kompos.

"Saya mendapat informasi masyarakat mampu menggerakkan roda perekonomian dengan baik hanya dengan menjual kotoran sapi, dan ini sangat luar biasa," ujar dia.

Namun Erzaldi menyarankan warga tidak hanya menjual kotoran sapi, tetapi mampu mengolahnya menjadi pupuk sehingga nilai ekonomisnya lebih tinggi.

"Saya minta kepada dinas terkait dan penyuluh dapat mendorong warga mengolahnya menjadi pupuk agar lebih menguntungkan secara ekonomis," katanya lagi.

Menurutnya, dalam upaya meningkatkan populasi sapi, Pemkab Bangka Tengah memiliki sembilan dokter hewan, dan terus melakukan pembinaan kepada peternak sapi cara memilihara sapi dengan baik dan benar.

"Saya yakin dan percaya peternak yang menjalankan program pemerintah akan lebih sejahtera, dan target populasi sapi di daerah ini sebanyak 502 ekor per tahun akan tercapai," ujarnya.