Dindik Bangka Tengah Launching SIMBOS serta Sosialisasi Permendikbud 75/2016 dan Perpres 87/2016

on .

Koba - Guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang tugas dan fungsi komite sekolah, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Pendidikan menggelar kegiatan Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Saber Pungli dan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah.

Kegiatan yang diselenggarakan di Gedung Serba Guna Kabupaten Bangka Tengah, Jumat (07/04) ini dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah, Erzaldi Rosman, Kapolres Bangka Tengah, AKBP Frenky Yusandhy, Ketua DPRD Bangka Tengah, Algafry Rahman, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah, Zainal, Kepala Sekolah SD, SMP, SMU se-Kabupaten Bangka Tengah serta Komite Sekolah dan para tenaga pengajar.

Selain sosialisasi tersebut, juga dilaksakan launching Sistem Informasi Manajemen Bantuan Operasional Sekolah (SIMBOS), yang ditandai dengan pemukulan gong oleh Bupati Bangka Tengah. SIMBOS merupakan salah satu aplikasi yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Bangka Tengah bekerjasama dengan Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah dalam sambutannya mengatakan SIMBOS merupakan salah satu solusi yang dibangun guna meminimalisir kesalahan dalam pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah. “Sistem yang dibangun ini sudah terkoneksi dengan android. Sistem ini juga untuk mencegah hal-hal yang berkenaan dengan Perpres 87. Hari ini kita berkumpul untuk menjawab keresahan sehubungan dengan adanya tim saber pungli,” Kata Bupati.

Kepada peserta, bupati berpesan agar dapat memanfaatkan kegiatan ini dengan banyak melakukan diskusi. “Sebetulnya kita tidak perlu khawatir apabila kita tidak membuat kesalahan, tetapi masalahnya adalah jangan sampai bapak/ibu memahami hal-hal yang salah. Sekilas pungutan, sumbangan, bantuan hampir sama tapi beda. Jangan takut untuk berdiskusi, tanyakan mana hal-hal yang melanggar aturan dan mana yang tidak. Karena kita maunya kerja sesuai dengan aturan,” pesan Bupati.

Kapolres Bangka Tengah dalam sambutannya mengatakan bahwa, menindaklanjuti kebijakan Presiden dalam mewujudkan ketertiban sosial, Polres Bangka Tengah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan Bangka Tengah akan mengoptimalkan program satu sekolah dua polisi (SSDP) untuk menciptakan rasa aman di kalangan pelajar. “SSDP ini dibuat untuk melayani siswa, orang tua dan pihak sekolah, mohon kerjasamanya dalam pelaksanaan program ini sehingga anak-anak dapat terlindungi,” katanya.

Kegiatan sosialisasi ini akhiri dengan pemaparan tentang Peraturan Presiden Nomor 87 Tahun 2016 tentang Saber Pungli dan Permendikbud Nomor 75 Tahun 2016 tentang Komite Sekolah oleh Kepala Bidang Hukum Kepolisian Daerah Kepulauan Bangka Belitung oleh Kombes Pol DR. Zaidan, S. Ag, M.Hum yang dipandu oleh Anggora DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Zamhari, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh peserta.