98 Persen Masyarakat Bangka Tengah Bebas Buta Aksara

on .

Pangkalan Baru - Dirjend Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat Kementerian Pendidikan RI mengatakan sekitar 98 persen penduduk Bangka Tengah sudah terbebas dari buta aksara dan ini merupakan sebuah kemajuan bagi pemerintah daerah dan kami selaku pemerintah pusat memberikan apresiasi kepada Kabupaten Bangka Tengah.

Hal ini disampaikannya saat memberikan kata sambutan pada kegiatan Gerakan Indonesia Membaca (GIM) yang dilaksanakan di Pesantren Nurul Falah Desa Air Mesu Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah pada hari Selasa 7 November 2017.

"Berdasarkan data yang kami miliki sekitar 98 persen masyarakat di Bangka Tengah sudah terbebas dari buta aksara dan nilai tersebut sudah diatas batas minimum secara nasional dan kami sangat bangga kepada pemerintah Kabupaten Bangka Tengah," kata Harris.

Lanjutnya, dengan adanya kegiatan GIM ini diharapkan tumbuhnya budaya membaca di tengah masyarakat Indonesia karena berdasarkan penelitian budaya membaca di Indonesia masih kurang dibandingkan dengan negara-negara lainnya.

“Dengan adanya GIM ini diharapkan dapat menumbuhkembangkan budaya membaca di tengah masyarakat kita dan dalam Al Quran sendiri kita memang sudah di suruh untuk membaca yaitu terdapat dalam surat Iqro’,” ujar Harris.

Kemudian Harris juga mengatakan Kabupaten Bangka Tengah merupakan pemerintah daerah/kota ke 41 di Indonesia yang melaksanakan GIM dan dikunjungi oleh kementerian pendidikan.

“Kabupaten Bangka Tengah merupakan daerah yang ke 41 melaksanakan kegiatan GIM di Indonesia dan kami datangi serta dalam kegiatan ini juga di pecahkan rekor muri,” kata Harris.

Dalam kegiatan GIM ini Harris juga menyerahkan santunan dari Baznas Bangka Tengah kepada 558 anak yatim dan didampingi oleh Wakil Gubernur, Bupati Bangka Tengah dan forkominda Bangka Tengah.


Sumber : Kominfo Bangka Tengah
Fotografer : Sultony Hanienditio, S.Sos
Penulis : Suhendra, S.Sos