Pemkab Bangka Tengah Catat Delapan Titik Banjir

on .

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung mencatat ada delapan titik rawan banjir yang harus diwaspadai jika terjadi hujan dengan intensitas tinggi di daerah itu. "Secara khusus kami memang tidak mendeteksi titik rawan banjir, namun berdasarkan pengalaman, harus diwaspadai delapan titik yang tersebar pada enam kecamatan di daerah ini," kata Kepala Bidang Penanggulangan Bencana pada Satpol PP Bangka Tengah, Yufajri di Koba, Senin.

Ia menjelaskan delapan titik rawan banjir tersebut yaitu Desa Nibung di Kecamatan Koba, Desa Puput di Kecamatan Simpangkatis, Desa Lubuk Pabrik Kecamatan Lubuk Besar Manggelang, Desa Beluluk di Kecamatan Pangkalanbaru, Desa Kayu Besi dan Pedindang. "Rata-rata titik rawan banjir tersebut merupakan akses jalan dan jembatan. Banjir bisa saja merusak badan jalan dan jembatan. Sementara banjir yang merendam rumah penduduk tidak begitu rawan kecuali rumah mereka yang berada di sekitar bantaran sungai," katanya.

Ia mengatakan titik rawan banjir tersebut berdasarkan pengalaman sebelumnya ketika terjadi hujan cukup lama dengan intensitas tinggi sehingga masyarakat harus mewaspadai delapan titik tersebut. "Delapan titik banjir yang kami sebutkan itu rata-rata dilintasi sungai yang terjadi luapan hingga merendam badan jalan ketika terjadi hujan lebat," katanya.

Pihaknya siap mengantisipasi jika terjadi bencana alam baik berupa banjir, angin kencang maupun musibah yang terjadi di laut akibat angin kencang dan gelombang tinggi. "Kalau personel khusus dari kami hanya berjumlah sebanyak 15 orang namun kami berkoordinasi dengan lembaga lainnya untuk penanggulangan bencana dalam skala cukup besar karena jelas personel dan peralatan yang ada pada kami sangat terbatas," ujarnya.

 

Sumber (Antara News)