Home Berita Terkini Bahas Dampak Covid-19 terhadap Nelayan, Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang Studi Komparasi ke Dinas Perikanan Bateng

Bahas Dampak Covid-19 terhadap Nelayan, Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang Studi Komparasi ke Dinas Perikanan Bateng

129
0
SHARE
Bahas Dampak Covid-19 terhadap Nelayan, Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang Studi Komparasi ke Dinas Perikanan Bateng

Koba - DPRD Kota Pangkalpinang melakukan kunjungan ke Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dalam rangka Studi Komparasi bertempat di Ruang Rapat Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Rabu (20/05/20).

Tujuan dilaksanakannya studi komparasi Komisi II yakni peran dan strategi untuk meningkatkan pendapatan asli daerah disektor perikanan lokal berkenaan dengan dampak wabah Covid-19 di Kabupaten Bangka Tengah.

Mewabahnya Covid-19 di wilayah Bangka Belitung (Babel), Wakil Ketua Komisi II DPRD Pangkalpinang,  Rio Setiady melihat melemahnya berbagai sektor perekonomian tak terkecuali turunnya pendapatan para nelayan, petani, juga peternak. Berkaca terhadap hal ini, Komisi II tertarik untuk melakukan studi komparasi terkait aplikasi SIDOLPIN yang telah diterapkan oleh Dinas Perikanan Bateng sehingga daerah penangkapan ikan lebih terarah serta akan meningkatkan produksi hasil nelayan, menghemat biaya penangkapan dan nelayan menjadi sejahtera.  

Adanya SIDOLPIN, nelayan Bangka Tengah semakin unggul, terkait hal ini Dinas Perikanan Bateng bersedia untuk bekerja sama agar hasil panen yang ada di daerah masing- masing yang mempunyai usaha ternak ikan supaya hasil panen yang didapat lebih meningkat. Dengan adanya aplikasi SIDOLPIN ini, diharapkan dapat membantu para nelayan sehingga nelayan akan  murah serta mudah mengakses informasi sebelum melakukan kegiatan penangkapan ikan.

“Pada dasarnya kami (Komisi II-red) banyak belajar dari Dinas Perikanan karena keberhasilan yang kita lihat selama ini sangat menonjol sekali. Mulai dari budi daya ikan air tawar dan perikanan tangkap masyarakat menjadi banyak terbantu. Adapun di UPTD mereka melakukan penjualan bibit ikan nila jenis unggul. Jadi Kota Pangkalpinang sangat tertarik, para peternak di Pangkalpinang pun melakukan jual beli bibit larinya ke Bangka Tengah. Ini adalah sumber potensi daerah yang bisa dikembangkan dan diterapkan di Pangkalpinang,” ujar Rio.

Ia juga berharap, dengan adanya pertemuan studi komperasi Komisi II ini Dinas Perikanan siap bekerja sama dan membantu untuk mengembangkan aplikasi SIDOLPIN agar lebih unggul. Ucapan terima kasih Rio ditujukan untuk Dinas Perikanan Bateng, yang telah bersedia bekerja sama dengan Komisi II DPRD Kota Pangkalpinang dan telah menerima dengan baik kehadiran Komisi II di Bangka Tengah. Oleh sebab itu kegiatan ini dapat dijadikan contoh untuk menerapkan hasil yang telah diraih oleh Dinas Perikanan.

Selain itu, tercetus juga upaya untuk meringankan beban masyarakat terhadap dampak Covid – 19 yakni pemerintah juga akan mengganggarkan dana bantuan untuk para nelayan. Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi II, Sekertaris Komisi II, Anggota Komisi II, Notulen, Pedamping , Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ka.UPTD Perikanan Budidaya, Kabid Perikanan Budidaya, Kabag Perekonomian , Kasubbid Ekonomi, Bendahara Penerimaan dan Perwakilan Bapelitbangda Bateng.* (UMM-QRY/WEE/Foto: UMM)

 

 

Sumber: Diskominfosta Kabupaten Bangka Tengah