Home Berita Terkini Dinbudparpora Bateng Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Alam

Dinbudparpora Bateng Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Alam

38
0
SHARE
Dinbudparpora Bateng Gelar Pelatihan Pemandu Wisata Alam

Pangkalan Baru  - Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Dinbudparpora) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar Pelatihan Pemandu Wisata Alam selama 4 hari di Hotel Grand Vella, Pangkalan Baru, Bangka Tengah. Acara yang dilaksanakan mulai tanggal 29 Juli hingga 1 Agustus 2019 ini menargetkan kehadiran 40 peserta yang merupakan para penggiat kepariwisataan Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM. turut hadir membuka acara pada hari pertama, Senin (29/7/2019) pagi. Dalam sambutannya, Ibnu Saleh menitipkan pesan agar seluruh peserta bersedia mengikuti acara dengan sebaik mungkin hingga didapatkan ilmu yang bermanfaat bagi kemajuan pariwisata di Bateng. Dengan pelatihan ini diharapkan mereka dapat menggabungkan ilmu-ilmu yang didapat dan menjadikannya sebuah inovasi baru yang bisa diimplementasikan. Selain itu Bupati juga menghimbau agar seluruh pemandu wisata bisa semaksimal mungkin mempromosikan potensi wisata yang ada.

“Keindahan, tanpa adanya promosi, orang tak akan datang,” tegasnya.

Menurut Ibnu Saleh, pemandu wisata memiliki peran penting dalam mempromosikan destinasi wisata unik yang ada di Kabupaten Bateng. Bupati juga mendorong semua pihak untuk meningkatkan kreatifitas sehingga muncul inovasi baru dalam bidang pariwisata.

“Sumber daya potensial yang ada di Bateng sudah ada sejak lama, baik sumber daya alam, maupun buatan. Manfaatkan saja. Kelola dengan baik. Lebih baik berinovasi dan dipromosikan,” himbaunya.

Senada dengan itu, Kepala Dinbudparpora, Zainal S.Pd, M.Si, dalam paparannya menyampaikan bahwa peran pemandu wisata di Bateng sangat strategis, yakni mendukung tujuan pembangunan kepariwisataan daerah agar menjadi SDM Pariwisata yang unggul. Zainal mengemukakan perlu adanya SOP (Standard Operational Procedure) bagi setiap pemandu wisata dalam melayani tamu, serta adanya  keseragaman narasi sejarah asal-usul setiap obyek wisata.

“Pemandu wisata harus tahu cerita lokal di wilayahnya masing-masing, memperkaya narasi. Hal ini seperti mengingat hal kecil tapi nanti bisa menyempurnakan (pelayanan). Untuk itu, adanya pelatihan ini dalam rangka menambah wawasan dan ilmu bagaimana menghadapai kunjungan-kunjungan wisatawan," ujar Zainal.

Zainal juga mengemukakan peran dan posisi strategis Bangka Tengah dalam hal pariwisata, yakni terdapat Bandar Udara Depati Amir, lokasi bersisian dengan Kota Pangkalpinang sebagai ibukota provinsi Bangka Belitung, juga terdapatnya perencanaan strategis Pembangunan Kawasan Ekonomi Kreatif (KEK) Tanjung Gunung. Kelebihan lain adalah dibangunnya hotel-hotel berskala internasional di Kabupaten Bateng, antara lain Soll Marina Bangka, Santika, dan Novotel.

“Ini semua harus menjadi motivasi kita semua dalam meningkatkan kepariwisataan Bangka Tengah,” ujarnya.

Selain Kepala Dinbudparpora, turut hadir Kabid Pariwisata, Zulfan, SE. dan Pemandu Wisata Dinbudparpora, Wira Hadisurya, A.Md selaku panitia. Peserta pelatihan yang hadir antara lain anggota Pokdarwis (Kelompok Sadar Wisata), Pengelola Wisata Lokal, anggota HKM (Hutan Kemasyarakatan), dan para Bujang Dayang serta penggiat pariwisata lainnya.  Narasumber yang dihadirkan diantaranya Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia Bangka Belitung, Andi Purwanto, juga Sapto Siswoyo perwakilan dari ASITA (Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies) Bangka Belitung. *(APJ/JPT/Foto: MRT)

Pembukaan Pelatihan Pemandu Wisata Alam di Hotel Grand Vella, Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah

 

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah