Home Berita Terkini Polda Kepulauan Babel Gandeng FKUB dan Pemkab Bateng Gelar Acara FGD Upaya Menangkal Paham Radikalisme Dan Intoleransi

Polda Kepulauan Babel Gandeng FKUB dan Pemkab Bateng Gelar Acara FGD Upaya Menangkal Paham Radikalisme Dan Intoleransi

139
0
SHARE
Polda Kepulauan Babel Gandeng FKUB dan Pemkab Bateng Gelar  Acara FGD Upaya Menangkal Paham Radikalisme Dan Intoleransi

KOBA - Polda Kepulauan Bangka Belitung bersama Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggandenga Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah menggelar acara Forum Group Discussion (FGD) di Gedung Serba Guna (GSG), Rabu, (11/03/2020).

Bertajuk tema “Upaya Menangkal Paham Radikalisme dan Intoleransi di Wilayah Selawang Segantang Guna Terciptanya Situasi Aman, Tertib dan Kondusif”,  Bupati Bangka Tengah Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM., berkesempatan membuka acara tersebut mengatakan, radikalisme dan intoleransi merupakan suatu perhatian yang tidak hanya membutuhkan sendi-sendi kehidupan berbangsa dan bernegara saja, akan tetapi dapat meruntuhkan dan mencerai-beraikan Negara. Pemerintah Daerah pada prinsipnya sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti ini untuk selalu digelar, dalam rangka memberikan pemahaman akan pentingnya nilai-nilai persatuan dan kesatuan bangsa. Mengingat kondisi saat ini paham radikalisme dan intoleransi yang berkembang di masyarakat secara terselubung tumbuh tanpa kita sadari bersama.

“Untuk menjalin kebersamaan di tengah-tengah keberagaman yang ada di Kabupaten Bangka Tengah sangatlah diperlukan dan mendapatkan dukungan dari seluruh komponen masyarakat karena tanpa dukungan tersebut, saya yakin persatuan dan kesatuan bangsa tidak akan terwujud. Ini bukan hanya menjadi tugas dan tanggung jawab aparat kepolisian saja, melainkan menjadi tugas dan tanggung jawab bersama seluruh komponen masyarakat,” kata Ibnu.

Ibnu Saleh juga mengatakan, Bateng sebagai miniatur negara yang menjunjung tinggi kebhineka tunggal ikaan yang sudah ada sejak lama. Hal ini harus selalu terpelihara dan terjaga, jangan sampai ternodai oleh pihak-pihak tertentu yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Apalagi mengatasnamakan agama, padahal semua agama tidak mengajarkan ajaran dan pemahaman yang salah.

“Kegiatan Forum Group Discussion (FGD) yang digelar hari ini, semoga dapat menambah wawasan dan keilmuan kita akan pentingnya menangkal paham radikalisme dan intoleransi. Ini akan berdampak pada suatu tindakan atau perbuatan yang menjurus pada hal yang bersifat negatif, kiranya dapat melaporkan kepada pihak berwenang, dan tidak melakukan suatu tindakan yang bertentangan dengan Peratuan Perundang-undangan,”tegas Ibnu seraya mengakhiri sambutannya.

Ada tiga narasumber yang dihadirkan dalam kegiatan tersebut,  diantaranya Brigjen Pol. Drs. Anang Syarif Hidayat selaku Kapolda Kepulauan Babel, Dr. H. Zayadi, M.Ag., selaku Ketua STAIN SAS Babel, dan Dr. Dwi Haryadi, SH. MH., yang berprofesi sebagai dosen di UBB dan dihadiri juga oleh Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kabag Kesra Setda Bateng, Kapolres Bateng, perwakilan FKUB, Ketua PC NU, Ketua PC Muhammadiyah, Kepala Baznas, Pimpinan Ponpes Kabupaten Bateng, DKM (Dewan Keluarga Masjid) dan IRMAS (Ikatan Remaja Masjid) Kabupaten Bateng.* (RIS/WEE/Foto: RIN)

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah