Home Berita Terkini Presentasi Pertanian Terintegrasi Kabupaten Bateng Berbasis Microba ALFAAFA MA-11

Presentasi Pertanian Terintegrasi Kabupaten Bateng Berbasis Microba ALFAAFA MA-11

103
0
SHARE
Presentasi Pertanian Terintegrasi Kabupaten Bateng Berbasis Microba ALFAAFA MA-11

KOBA - Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melaksanakan presentasi pertanian terintegrasi berbasis Microba ALFAAFA MA-11 melalui narasumber Dr. Ir. H. Nugroho Widiasmadi, M.Eng dari Yayasan Anak Bangsa Boyolali selaku Tenaga Ahli Sektor Riil – Expert Pool Bank Sentral Republik Indonesia (BI) pada Kamis (18/04/2019) pagi. Acara ini dihadiri oleh Bupati Bateng, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM, Sekretaris Daerah Kabupaten Bateng, Drs. Sugianto, M.Si, para Asisten dan Staf Ahli, Kepala Bappelitbangda Kabupaten Bateng, Ahmad Syarifullah Nizam, SE, M.AP, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bateng, Ir. H. Rusli Khaidir, M.Si, Kepala Dinas Pangan,  Sajidin, SE, M.Si  dan Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bateng, Dedy Muchidayat, SP bertempat di ruang rapat Bupati Bangka Tengah.

Dalam pemaparan presentasi ini, narasumber menjelaskan bahwa dengan menggunakan MA-11 Effect dapat menekan biaya produksi (40 s.d. 70%), meningkatkan hasil produksi (100%), menghasilkan multi player effect, menciptakan pertanian berkelanjutan serta meyakinkan pasar global.

“Adapun program pengendalian inflasi melalui integrated ecofarming berbasis teknologi MA-11 yaitu membangun sistem “Pertanian Terintegrasi” untuk kemandirian petani dan pertanian sebagai fondasi ”Bioeconomi Nasional” dalam mewujudkan pakan sehat dan energi bersih, percepatan penguatan sektor rill melalui inovasi terdepan, terukur dan berkelanjutan, meningkatkan produk pertanian secara kualitas dan kuantitas menuju terwujudnya “Pangan Sehat”, meningkatkan daya tahan komoditas untuk menghadapi  global warming dan memperpanjang tunda jual, konservasi bibit, tanah, air dan udara,” jelas Nugroho.

Ia menjelaskan lebih lanjut mengenai MA-11 yang merupakan singkatan dari Microbacther Alfaafa 11. Komposisi ini ditemukan oleh Dr. Ir. H. Nugroho Widiasmadi, M.Eng pada tahun 2011, salah satu susunan komposisi tersebut terdapat micro bakteri yang berinang dengan tanaman alfaafa (medicago sativa) yang  telah ditelitinya sejak tahun 2001. Kegunaan bakteri ini sebagai bahan untuk merombak semua jenis bahan organik (dekomposer) atau dikenal dengan proses fermentasi. Diakhir pemaparan presentasi pertanian terintegrasi Kabupaten Bangka Tengah berbasis Microba ALFAAFA MA-11 dilakukan sesi tanya jawab antara Bupati Bangka Tengah, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD dengan narasumber.* (IR/KD/Foto:FK)

 

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah