Home Berita Terkini Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah: Dengar Pendapat Raperda Perubahan APBD 2019

Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah: Dengar Pendapat Raperda Perubahan APBD 2019

128
0
SHARE
Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah: Dengar Pendapat Raperda Perubahan APBD 2019

Koba – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menggelar Rapat Paripurna Mendengar Pendapat Akhir Fraksi – fraksi terhadap Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Perubahan APBD Kabupaten Bateng Tahun Anggaran 2019, Kamis (08/08/2019) siang, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Bateng.

Apri Panzupi, SH selaku Ketua Rapat Paripurna mengatakan bahwa sebelum penyampaian nota keuangan dan Raperda ini Bupati dan DPRD Kabupaten Bangka Tengah telah menandatangani nota kesepakatan tentang KUA dan PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) Perubahan APBD Kabupaten Bangka Tengah Tahun Anggaran 2019. Nota Kesepakatan tersebut merupakan landasan bagi pemerintah daerah untuk memformulasikan Nota Keuangan dan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Kabupaten Bangka Tengah Tahun Anggaran 2019.

Bupati Bangka Tengah, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM dalam sambutannya menyampaikan harapan agar perubahan APBD tahun anggaran 2019 ini dapat menjadi kebijakan publik yang tepat, sesuai dengan kebutuhan serta fokus kepada peningkatan ekonomi kerakyatan demi kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bangka Tengah.

“Tugas kita berikutnya adalah berupaya untuk terus meningkatkan kinerja, agar dapat melaksanakan semua program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan sehingga pemanfaatan anggaran pada perubahan APBD tahun anggaran 2019 dapat berjalan secara optimal, efektif dan efisien,” himbau Ibnu.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan tentang estimasi Pendapatan Daerah Kabupaten Bateng yang semula sebesar Rp 894,82 Milyar, menjadi Rp 948,25 Milyar atau naik 5,97%. Rincian Pendapatan Daerah terdiri atas Pendapatan Asli Daerah yang sebelumnya sebesar Rp 83,35 Milyar, naik 7,43% menjadi sebesar Rp 89,55 Milyar, dan Dana Perimbangan yang semula Rp 674,47 Milyar menjadi Rp 683,87 Milyar atau naik 1,39%. Sedangkan lain-lain pendapatan daerah yang sah yang semula dianggarkan sebesar Rp 136,99 Milyar, ternyata diperoleh Rp 174,82 Milyar atau meningkat 27,62%. Kenaikan ini dipengaruhi adanya penetapan bantuan keuangan dari provinsi sebesar Rp 11,22 Milyar serta estimasi penambahan dana bagi hasil pajak provinsi sebesar Rp 12 Milyar.

Lebih lanjut Bupati menjelaskan pengeluaran dan belanja daerah yang semula dianggarkan sebesar Rp 916,39 Milyar, menjadi sebesar Rp 975,15 Milyar atau meningkat 6,41%, dengan rincian belanja daerah yakni belanja tidak langsung dan belanja langsung. Sedangkan pembiayaan daerah antara lain penerimaan pembiayaan yang bersumber dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran tahun sebelumnya (SILPA) yang semula dianggarkan sebesar Rp 22,59 Milyar menjadi sebesar Rp 27,90 Milyar atau bertambah 23,65%. Jadi disimpulkan perbandingan antara pendapatan daerah dan belanja daerah maka terdapat defisit anggaran sebesar Rp 26,90 Milyar yang ditutupi sepenuhnya dengan pembiayaan Netto dari pencapaian SILPA tahun sebelumnya.

Diujung kata sambutannya, Bupati mengucapkan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh anggota dewan, atas kerja kerasnya dalam membahas perubahan APBD 2019.

Sidang paripurna tersebut dihadiri pula oleh Dandim 0413 Bangka, Kepala Kejaksaan Negeri  Bangka Tengah, Ketua Pengadilan Negeri Bangka Tengah, Kepala Instansi vertikal di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah dan seluruh jajaran yang mewakili OPD Bangka Tengah.

*(IRV-QRY/APJ/Foto:FEK)

 

Sumber: Diskominfosta Bateng