Drs. H. Abu Hanifah

Sarat pengalaman. Begitulah gambaran Bupati Bangka Tengah Drs. Abu Hanifah yang telah mengabdi selama 20 tahun lebih sebagai pamong praja. Pria kelahiran Penyak 01 Juli 1947 memulai karier sebagai staf, beberapa kali menjabat sebagai kepala bagian dan terakhir menjadi penjabat Bupati Bangka Tengah. Perjalanan karier dan berbagai jabatan penting di pemerintahan pun telah dirasakannya. Sebagai mantan Ketua Bappeda Kabupaten Bangka tentu masalah pembangunan tidak asing lagi bagi dirinya. Tentu tak semudah membalikkan telapak tangan dalam membangun di kawasan sekitar tambang timah ini. Apalagi menembus kultur budaya yang telah mengakar.

Semangat membangun daerahnya menjadi lebih maju, sudah tampak sejak ia menjabat sebagai penjabat Bupati Bangka Tengah hingga terpilih secara demokratis dan dilantik bersama pasangannya H. Erzaldi Rosman Djohan, SE MM pada 29 Agustus 2005 oleh Gubernur H. A. Hudarni Rani, SH.

Era desentralisasi membawa peluang pemerintah daerah untuk kreatif, mampu melahirkan inovasi untuk kepentingan masyarakat. Ternyata semangat menciptakan perubahan itu tetap ada. Tak heran jika rasa haru kemudian menyeruak diantara obrolan sore itu diruang kerja sang pemimpin. Tidak terpikirkan sebelumnya dia bisa menjadi Bupati Bangka Tengah. Karena, sewaktu masih duduk di bangku sekolah dia bercita-cita menjadi seorang guru. Lantaran karena hati nurani dia ingin sekolah, tentu lebih memilih berkerja sebagai PNS.

Begitu selesai pemekaran, beliau di minta untuk menjadi penjabat Bupati. Dalam perjalanan itu, ternyata masyarakat memintanya untuk mencalonkan diri sebagai Bupati Bangka Tengah. Alhasil, pada pemilihan pemkada Bangka Tengah, Abu Hanifah bersama pasangannya mengungguli lawan politik lainnya. Dimana hampir enam puluh enam persen masyarakat memilihnya.

Untuk membangun Bangka Tengah yang sejahtera, Abu menjabarkannya dalam visinya yakni kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang didukung oleh SDM yang profesional, sikap disiplin, effesiensi, hemat. Karena ia melihat meskipun daerah itu memiliki kekayaan dengan pedapatan yang besar, kalau SDMnya tidak berkualitas tentu akan sia-sia. Demikian juga dengan kekayaan alam yang banyak, tapi dikelola oleh SDM yang tidak berkualitas tentu akan hancur. Maka Abu Hanifah mengutamakan kualitas SDM dan memberdayakan ekonomi kerakyatan sehingga sektor pendidikan dan kesehatan mendapat prioritas utama.

Memprioritaskan pemberdayaan juga menjadi kebijakan utama Abu Hanifah sebagai Bupati Bangka Tengah. Hal ini terlihat dari meningkatnya anggaran pemberdayaan setiap tahunnya, termasuk didalamnya meningkat alokasi dana desa (ADD) menjadi 250 juta perdesa/kelurahan.

Biodata Pribadi

  • Nama : Drs. H. Abu Hanifah
  • Tempat/tanggal Lahir : Penyak, 1 Juli 1947
  • Agama : Islam
  • Jenis Kelamin : Laki-laki
  • Nama Isteri : Hj. Sopiah. M
  • Anak :
  1. Irwan Suryadi
  2. Indiah Lestari
  3. Irma Ade Wirdhani
  4. Irdian Fitria Safitri
  5. Irfan Wahyuni
  6. Indra Okseldi

Pendidikan Umum

  1. SR di Koba
  2. SMEP di Pangkalpinang
  3. SMEA di Pangkalpinang
  4. Sarjana IIK di Jakarta

Karier Jabatan

Kasubbag Anggaran pada Bagian Keuangan di Kab. Bangka (1979-1981) Kabag Keuangan Setda Kabupaten Bangka (1981 – 1986) Kabag Pembangunan Setda Kabupaten Bangka ( 1986 – 1990) Asisten II Setda Kabupaten Bangka ( 1990 – 1994 ) Plt. Sekda Kabupaten Bangka (1994 – 1996) Ketua Bappeda Kabupaten Bangka (1996 – 2003) Pj. Bupati Bangka Tengah (2003 – 2004) Bupati Bangka Tengah ( 2005 - 2010)

Penghargaan

  1. Manggala Karya Kencana dari Presiden RI
  2. Bintang Keteladanan Akhlak Mulia dari Presiden RI
  3. Satya Lencana 20 Tahun dan 30 Tahun dari Presiden RI
  4. dll

 

alamat