NAMANG – Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin menggelar acara Wisuda dan Haflah Akhirussanah yang berlangsung khidmat di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Namang, Selasa (16/06/2026). Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T., M.Pd., beserta jajaran unsur pimpinan kecamatan, termasuk Kapolsek Namang dan Kepala Desa Namang.
Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin meluluskan total 86 santri, dengan komposisi yang sangat berimbang yakni 43 santriwan dan 43 santriwati. Dari total seluruh siswa tersebut, terpilih 6 santri dengan nilai terbaik (2 santriwati dan 4 santriwan) yang berhak mengikuti prosesi wisuda utama sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi belajar mereka yang luar biasa.
Dalam sambutannya, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada segenap pengasuh pondok pesantren serta para orang tua yang telah berhasil mengantarkan anak-anak mereka menyelesaikan pendidikan formal dan agama.
"Pendidikan pesantren adalah pilar utama dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlakul karimah. Hari ini, kita melihat keseimbangan yang luar biasa, di mana jumlah santriwan dan santriwati sama-sama tangguh dalam menuntut ilmu. Saya ucapkan selamat khususnya kepada 6 santri dengan nilai terbaik yang diwisuda hari ini. Jadikan ini awal, bukan akhir dari perjalanan menuntut ilmu," ujar Algafry.
Lebih lanjut, ia memberikan tanggapan positif mengenai kontribusi Pondok Pesantren Riyadhul Muhibbin dalam mendukung program pemerintah daerah di bidang keagamaan dan literasi Al-Qur'an.
"Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah akan terus mendukung eksistensi pondok pesantren. Kita butuh anak-anak muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki benteng iman yang kokoh. Kehadiran Pak Kapolsek dan Pak Kades di sini adalah bukti nyata bahwa seluruh elemen masyarakat bersatu mendukung kemajuan pendidikan agama di Kecamatan Namang," tambahnya.
Acara wisuda berjalan dengan lancar dan penuh haru. Prosesi pemindahan kuncir toga bagi 6 santri terbaik menjadi prosesi sakral yang disaksikan langsung oleh para jalannya tamu undangan dan orang tua wali murid.
Suasana kebersamaan semakin terasa dengan hadirnya aparat penegak hukum dan pamong desa, menunjukkan sinergitas yang kuat antara ulama, umara (pemerintah), dan masyarakat di Kecamatan Namang demi menciptakan lingkungan yang aman, religius, dan berprestasi.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Raditya
Editor: Kumala Sari Dewi
Fotografer: Raditya











LEAVE A REPLY