KOBA – PT. Sumber Alfaria Trijaya Tbk. pengelola jaringan ritel Alfamart bersama dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM (Disperindagkop-UKM) Kabupaten Bangka Tengah, menggelar acara Pelatihan Manajemen Ritel kepada puluhan pelaku UMKM di ruang pertemuan Balai Benih Ikan (BBI) Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (18/03/2021).
Branch Manager Alfamart, Dede Jaya Wardhana, melalui Area Manager, Amirul Turiyadi mengatakan, kegiatan ini bertujuan agar para pedagang atau pelaku UKM memahami manajemen ritel modern.
“Materi yang diberikan untuk para pedagang antara lain, tips mengelola usaha ritel dengan sentuhan modern, tips mengatur persediaan (stock) barang, tips menata (display) barang, tips mengatur keuangan (cash flow) hingga product knowledge,” ungkapnya.
Tudingan yang ada selama ini, kehadiran ritel modern mematikan warung tradisional. Padahal jika dicermati, ritel modern memiliki segmentasi yang berbeda dengan warung tradisional. Jadi, keduanya bisa hidup dan berkembang secara berdampingan.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi perusahaan yakni menjadi jaringan distribusi ritel yang berorientasi pada pemberdayaan pengusaha kecil. Jadi intinya, kami ingin berkembang bersama UMKM,” tutur Amirul Turiyadi.
Selain itu, dalam kegiatan ini pihak Alfamart mengajak para pelaku UMKM di Kabupaten Bangka Tengah untuk dapat menjadi mitra bisnis.
“Di sini memiliki produk khas yang sangat digemari pasar. Bukan tidak mungkin produk tersebut bisa pula dipasarkan melalui Alfamart,” tegasnya.
Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) adalah salah satu pilar utama pendorong perekonomian secara nasional dan regional. Hal ini dapat dilihat dari kontribusi UMKM terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Nasional yakni sebesar 61,1% pada tahun 2020. Penyerapan tenaga kerja nasional dari sektor UMKM juga merupakan yang tertinggi yakni sebesar 97% pada tahun 2020 yang lalu dan diprediksi akan tetap menjadi yang tertinggi pada tahun 2021 ini.
Sementara itu dalam sambutannya, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, ST., menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengganggap sektor UMKM adalah salah satu sektor unggulan yang harus terus dikembangkan.
“UMKM bisa menjadi pendorong ekonomi pasca timah. Berbagai kebijakan untuk mendorong pertumbuhan sektor UMKM ini antara lain peningkatan produksi UMKM melalui fasilitas ahli teknologi produksi dan penguatan lembaga,” ujar Algafry.
Lebih lanjut Algafry mengatakan, untuk menghadapi masa pandemi seperti ini berbagai masalah harus dihadapi dengan cerdas. Salah satunya adalah menjamin kemitraan dengan usaha besar melalui prinsip yang saling menguntungkan dan saling menguatkan.
“Pemberdayaan sektor UMKM ini diharapkan akan menjadi salah satu solusi ampuh untuk mengurangi angka tingkat kemiskinan di Kabupaten Bangka Tengah ini,” harap Algafry.
Selain adanya Pelatihan Manajemen Ritel Modern bagi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) ini Alfamart juga memberikan bantuan konsumen berupa 100 paket peralatan sekolah untuk warga Kabupaten Bangka Tengah.
Pada kegiatan ini turut hadir Bupati Bangka Tengah , Kepala Dinas Perindustrian,Perdagangan,Koperasi dan UMKM Kabupaten Bangka Tengah beserta staf jajarannya , Manajemen PT. Sumber Alfaria Trijaya (Tbk) beserta jajarannya.* (QRY/APJ/Foto:UMM)
.jpg)
.jpg)
Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah











LEAVE A REPLY