Home Berita Terkini Algafry Harap Pembudidaya Ikan Optimis Menuju Perikanan Budidaya yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Algafry Harap Pembudidaya Ikan Optimis Menuju Perikanan Budidaya yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berkelanjutan

2,059
0
SHARE
Algafry Harap Pembudidaya Ikan Optimis Menuju Perikanan Budidaya yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berkelanjutan

Simpang Katis - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melalui Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah menggelar Temu Teknis Pembudidaya Ikan dengan tema “Budidaya Ikan Berkelanjutan Menuju Bangka Tengah Semakin Unggul” sekaligus Peresmian Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dan Launching Produksi Pakan Mandiri (Pelet Apung), bertempat di Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) Bina Lestari Desa Pinang Sebatang Kecamatan Simpang Katis, Jumat (24/12/2021).

Memberikan arahan, Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T. mengatakan bahwa potensi perikanan air tawar di Kabupaten Bangka Tengah merupakan sumber daya yang cukup besar dan melimpah serta bernilai ekonomis.

“Pemanfaatan sumber daya potensi perikanan air tawar oleh pembudidaya ikan telah memberikan konstribusi yang sangat besar bagi pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangka Tengah,” ujarnya.

Lebih lanjut Bupati Bangka Tengah mengungkapkan bahwa berdasarkan Data Statistik Kelautan dan Perikanan yang diterbitkan oleh Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah dinyatakan bahwa jumlah Produksi Perikanan Budidaya sebesar 1.537,7 Ton.

“Dilihat dari produksi benih ikan air tawar dan produksi ikan konsumsi menunjukkan bahwa Kabupaten Bangka Tengah telah menjadi daerah produsen terbesar budidaya ikan air tawar serta menjadi sentra kawasan perikanan budidaya di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” lanjut Algafry.

Pada kesempatan yang sama diungkapkan Taufik, SP.MM selaku Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah mengatakan bahwa kegiatan Temu Teknis Pembudidaya Ikan ini bertujuan untuk memajukan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Bangka Tengah.

“Di Kabupaten Bangka Tengah telah dibangun 2 UPR ikan gurami di Desa Bukit Kijang dan Pinang Sebatang, masing-masing sebanyak 12 kolam ‘bioflok’ yang merupakan salah satu teknologi budidaya ikan melalui rekayasa lingkungan yang mengandalkan pasokan oksigen dan pemanfaat mikroorganisme yang secara langsung dapat meningkatkan nilai kecernaan pakan. Ke depan Pokdakan Bina Lestari Desa Pinang Sebatang dapat menjadi sentra benih gurami dan Kampung Perikanan Budidaya Maju di Kabupaten Bangka Tengah,” jelas Taufik.

Hal senada diungkapkan Chazwir Chadir, S.Pi selaku Kepala Bidang Perikanan Budidaya Dinas Perikanan Kabupaten Bangka Tengah menjelaskan bahwa Pokdakan Bina Lestari Desa Pinang Sebatang sudah mampu memproduksi pakan ikan pelet apung yang secara analisis proksimat kadar proteinnya sama dengan pakan pabrikan.

“Di Pinang Sebatang ini telah dibangun 1 UPR, diharapkan dapat mencukupi kebutuhan atas pakan ikan dan benih gurami bagi kelompoknya serta Pokdakan yang lain, baik di Kabupaten Bangka Tengah maupun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” terang Chazwir.

Acara dilanjutkan dengan Peresmian Unit Pembenihan Rakyat (UPR) dan launching Produksi Pakan Mandiri (Pelet Apung) serta penyerahan secara simbolis oleh Bupati Bangka Tengah berupa bantuan sarana budidaya ikan dan sertifikat tanah kepada pembudidaya ikan se-Kabupaten Bangka Tengah.

Hadir dalam kegiatan ini Perwakilan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bangka Tengah, perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, perwakilan Bappelitbangda Kabupaten Bangka Tengah, Camat Simpang Katis, Penyuluh Perikanan se-Bangka Tengah, perwakilan Pokdakan se-Bangka Tengah, Kepala Desa Pinang Sebatang, perwakilan Polsek Simpang Katis, para undangan. *(YHP/APJ/Foto:YHP)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah