Home Berita Terkini Algafry Ikuti Rakor Nasional Percepatan Penurunan Stunting

Algafry Ikuti Rakor Nasional Percepatan Penurunan Stunting

209
0
SHARE
Algafry Ikuti Rakor Nasional Percepatan Penurunan Stunting

Koba - Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, S.T., mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting, Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting yang diadakan secara virtual selama 2(dua) hari mulai 23 hingga 24 Agustus 2021, yang dilaksanakan oleh Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, bertempat di Smart Meeting Room Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah, Senin (23/08/2021).

Rapat Koordinasi Nasional Percepatan Penurunan Stunting, Bergerak Bersama untuk Percepatan Penurunan Stunting ini diadakan dalam rangka membangun komitmen bersama dan meningkatkan  koordinasi dalam pelaksanaan konvergensi percepatan penurunan stunting.

Sesuai dengan keputusan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Nomor Kep. 10./M.PPN/HK/02/2021 tentang Penetapan Perluasan Kabupaten/Kota Lokasi Fokus Intervensi Penurunan Stunting Terintegrasi Tahun 2022 bahwa saat ini terdapat 360 kabupaten/kota yang menjadi lokasi prioritas pelaksanaan program percepatan penurunan stunting dan pemerintah telah menetapkan 154 kabupaten/kota sebagai lokasi prioritas terbaru.

Dr. Ir Suprayoga Hadi, MSP selaku Deputi Bidang Dukungan Kebijakan Pembangunan Manusia dan Pemerataan Pembangunan Sekretariat Wakil Presiden mengatakan bahwa strategi nasional percepatan pencegahan stunting 2018-2024 ini untuk merespon kondisi yang ada. Pada tahun 2018 pemerintah telah meluncurkan strategi nasional percepatan pencegahan stunting sebagai acuan bersama dalam pelaksanaan program. Strategi Nasional menargetkan untuk menurunkan prevalensi stunting hingga 14% pada tahun 2024.

"Capaian penurunan prevalensi stunting tahun 2018-2020 terdapat empat provinsi yang sudah mempunyai prevalensi stunting dibawah 20%, yaitu Bali, Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung serta DKI Jakarta  dan dua provinsi masih diatas 40%, yaitu Sulawesi Barat dan NTT,” jelasnya.

Melalui Rakornas ini, diharapkan 154 Kepala Daerah yang menjadi lokasi prioritas juga dapat menunjukkan komitmennya dalam melaksanakan percepatan penurunan stunting. Meskipun pada masa pandemi Covid-19, pencegahan stunting harus tetap dilakukan. Jangan sampai pandemi Covid-19 menambah jumlah stunting di masa yang akan datang. Pemerintah pusat dan daerah perlu melakukan program yang inovatif selama masa pandemi ini.

Giat Rakornas secara virtual ini didampingi oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), Kepala Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas Pangan, Perwakilan Dinas Bapelitbangda, Perwakilan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUTRP), dan Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan.* (QRY/WEE/Foto: QRY)

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah