Home Berita Instansi dan Kementerian Algafry Rahman Membuka Pelatihan Komunikasi Efektif Pegawai RSUD Drs. H. Abu Hanifah

Algafry Rahman Membuka Pelatihan Komunikasi Efektif Pegawai RSUD Drs. H. Abu Hanifah

353
0
SHARE
Algafry Rahman Membuka Pelatihan Komunikasi Efektif Pegawai RSUD Drs. H. Abu Hanifah

KOBA – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, membuka pelatihan terkait tata cara Komunikasi Efektif untuk para pegawai RSUD Drs. H. Abu Hanifah, Senin (05/06/2023), bertempat di ruang pertemuan rumah sakit tersebut.

Kegiatan yang digelar selama 2 hari dari 5 hingga 6 Juni 2023 ini mengundang narasumber Jumpanata, S.Kep., M.Kep., selaku Kabid Keperawatan RSUD Depati Bahren Sungailiat, Kabupaten Bangka.

Dalam sambutannya, Algafry memberikan apresiasi kepada RSUD Drs. H. Abu Hanifah yang melakukan kegiatan pelatihan yang sangat penting dalam sebuah pelayanan kepada masyarakat.

“Apresiasi yang baik untuk RSUD Abu Hanifah yang bertekad meningkatkan pelayanan kepada masyarakat yang ingin berobat ke rumah sakit ini,” ujarnya.

Algafry mengatakan baik PNS maupun PKK RSUD Abu Hanifah yang datang dan bekerja tentu berniat baik untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat sehingga perlu meyakinkan dalam hati masing-masing untuk serius ingin melayani masyarakat.

“Tekadkan dalam hati masing-masing, bahwa bekerja di rumah sakit ini untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat yang sakit, dengan pelayanan yang sebaik mungkin,” ujarnya.

Algafry menjelaskan komunikasi efektif adalah komunikasi tepat sasaran dan mencapai tujuan komunikasi. Komunikasi dikatakan efektif jika informasi, ide, atau pesan yang disampaikan dapat diterima dan dipahami dengan baik sehingga terbentuk kesamaan persepsi, perubahan perilaku (attitude change) atau saling mendapatkan informasi dan menjadi paham.

“Proses komunikasi efektif artinya proses dimana komunikator dan komunikan saling bertukar informasi, ide, kepercayaan, perasaan dan sikap antara 2 orang atau kelompok yang hasilnya sesuai dengan harapan,” terang Algafry.

Bupati Bangka Tengah ini juga menggambarkan jika di dalam sebuah rumah sakit pasti terdiri atas berbagai profesi, yakni medis, paramedik, dan profesi lainnya yang memiliki kebiasaan dan latar belakang profesinya masing-masing. Namun untuk bekerja dalam melayani kebutuhan pasien dengan prinsip patient centre care, masing-masing profesi tersebut tidak bisa bekerja sendiri melainkan harus menjadi sebuah tim yang solid dan kompak, serta bekerja sama untuk satu tujuan.

“Saya berharap Bapak/Ibu peserta pelatihan dapat mengikuti pelatihan ini dengan baik sampai dengan selesai sehingga komunikasi kita dengan masyarakat atau pasien kedepannya akan lebih efektif dan lebih baik, khususnya dalam melayani pasien-pasien di RSUD Abu Hanifah ini,” tuturnya.

Sementara itu, Lismayoni selaku Kepala RSUD Abu Hanifah, mengatakan kegiatan ini sebagai salah satu persiapan melaksanakan akreditasi yang direncanakan bulan Juli 2023.

“Acara ini dilakukan untuk persiapan akreditasi rumah sakit dan juga bekal untuk memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyakarat,” ujarnya.

Lebih lengkap, Lismayoni menerangkan konsep pelatihan yakni memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan kepada semua peserta untuk memahami pengertian komunikasi efektif dan memberikan tambahan keterampilan tentang cara berkomunikasi secara efektif.

“Dalam pelatihan ini, tidak hanya komunikasi saja yang diberikan tetapi juga informasi dan edukasi efektif,” jelasnya.

Selain itu beliau juga mengatakan bahwa terkait pelayanan RS hampir semua pelayanan tidak terlepas dari komunikasi, informasi, dan edukasi yang efektif. Ia menyadari komplain kepada RS mayoritas adalah komplain yang terkait dengan komunikasi, informasi, dan edukasi yang efektif, sedangkan komplain terhadap teknik pelayanan sangat sedikit sekali.

Turut hadir dalam acara tersebut perwakilan pegawai, perawat, dan dokter RSUD Drs. H. Abu Hanifah, juga Kabid Keperawatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Irvan

Editor: Asti Pradiajayanti

Fotografer: Irvan