Home Berita Terkini Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana, Algafry: Ini Urusan Semua Pihak

Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana, Algafry: Ini Urusan Semua Pihak

213
0
SHARE
Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana, Algafry: Ini Urusan Semua Pihak

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Badan Penangulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI-Polri dan instansi terkait gelar Apel Gabungan Kesiapsiagaan Bencana, sebagai wujud nyata sinergitas kesiapsiagaan dalam rangka mengantisipasi terjadinya bencana di tahun 2021. Dilaksanakan di Halaman Kantor Bupati Bangka Tengah, Senin (22/11/2021).

Hadir selaku pemimpin apel, Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, S.T., menyampaikan memasuki musim penghujan dan fenomena alam La-Nina potensi terjadinya bencana alam sangat besar dan penanggulangan bencana merupakan urusan semua pihak.

"Memasuki musim penghujan dan fenomena Alam La-Nina seperti saat ini potensi terjadinya bencana alam sangat besar. Untuk itu, perlu adanya peran dan partisipasi kita semua dalam menghadapi kemungkinan terjadinya bencana alam," ungkapnya.

Ia menegaskan sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang penanggulangan bencana, bahwa penanggulangan bencana merupakan urusan semua pihak. Walaupun sebagai penanggungjawab adalah pemerintah namun masyarakatlah sebagai garda terdepan jika terjadi bencana maka perlu ditingkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Algafry menyampaikan tujuan apel ini untuk menjalin komunikasi yang baik di antara lintas sektor dalam mengantisipasi kondisi iklim yang tidak menentu maka menurutnya, semua pihak perlu mewaspadai segala hal.

"Hari ini kita apel untuk menjalin komunikasi yang baik di antara lintas sektor untuk mengupayakan hal-hal yang terjadi, sudah terantisipasi terdahulu berkaitan dengan bencana yang terjadi. Hadirnya Forkopimda kali ini, terkait dengan kiat-kiat kita dalam menghadapi dan mengatasi segala hal yang berkaitan dengan bencana alam ini," jelasnya.

Di tempat yang sama, Mohammad Yudhi Sabara, S.T., selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangka Tengah mengatakan ada 4 titik di Bangka Tengah yang rawan banjir.

"Di tahun 2021 ini setelah kami analisa berdasarkan kejadian-kejadian sebelumnya, ada 4 titik di Kabupaten Bangka Tengah yakni di Kecamatan Pangkalan Baru, Lubuk Besar, Sungaiselan, dan Koba yang rawan banjir. Kalau tanah longsor, petir, dan putting beliung sampai dengan saat ini memang belum bisa diprediksi," ungkapnya.

Yudhi Juga menyampaikan sudah mempersiapkan 300 personil dan akan dibantu oleh para relawan apabila terjadi bencana banjir.

"Untuk penanggulangan bencana karena memang kami dipersiapkan untuk menangani hal tersebut, bahwa menghadapi musim penghujan saat ini apalagi saat ini dengan adanya fenomena alam La-Nina yang diperkirakan sampai dengan bulan 2 maka kami bersiaga apabila terjadinya bencana banjir yang terjadi di Bangka Tengah. Sejumlah kurang lebih 300 personil dan peralatan-peralatan dari setiap stakeholder juga akan dibantu dengan relawan yang ada di seluruh desa di Bangka Tengah ini, telah dipersiapkan untuk mengatasi bencana," tegasnya.

Turut hadir Dalam kegiatan ini Ketua DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Kapolres Bangka Tengah, Dandim 0413, Kepala Kejaksaan Negeri Bangka Tengah, Ketua Pengadilan Tinggi Koba, dan para peserta Apel yang berasal dari anggota TNI, POLRI, BPBD, Dinas PUPRP, Damkar, Tagana, PSC 119 Bangka Tengah, Relawan BPBD, Senkom, Sakha Bayangkara (Pramuka).* (RDO/WEE/Foto:RDO)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah