Koba - Riuh rendah suara canda tawa anak-anak PAUD bermain dengan kelinci-kelinci lucu terlihat di Taman Alun-alun Kota Koba, Jumat (11/02/2022) bersama dengan Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, Ibu Bupati Bangka Tengah drg. Eva Algafry, Sekretaris Bangka Tengah Sugianto, Kepala DPPKBPPPA dr. Dede Lina Lindayanti, dan Sekretaris Dinas Kesehatan Zaitun.
Kali ini, anak-anak PAUD dilibatkan untuk pemberian vitamin A sehubungan dengan Bulan Vitamin A serta acara pelepasan kelinci.
Eva Algafry selaku Bunda Posyandu juga Bunda PAUD mengaku bahagia bisa bertemu dan bermain dengan anak-anak PAUD.
“Kegiatan ini juga bertepatan dengan Bulan Vitamin A jadi sekalian mengajak anak-anak berbahagia bermain dengan kelinci,” ujarnya.
Adanya tempat rekreasi baru bagi masyarakat, Eva Algafry berharap Taman Alun-alun Kota Koba bisa digunakan dan dimanfaatkan secara baik oleh siapapun karena ini adalah fasilitas umum.
“Mengingat fasilitas umum, digunakan oleh banyak orang maka selayaknya semua orang yang menggunakan fasilitas ini juga ikut bertanggung jawab, itu yang diharapkan,” pesan Eva.
“Ini sebagai awal yang baik, untuk kedepannya akan ada binatang lainnya dan friendly untuk anak. Selain media untuk rekreasi, diharapkan juga menjadi media pembelajaran,” sambungnya.
Eva juga menekankan agar masyarakat yang mengunjungi Taman Alun-alun Kota Koba menjaga kebersihan dan menjaga ketertiban. Intinya adalah menjaga dan menimbulkan kepekaan maupun kesadaran untuk menjaga fasilitas ini secara bersama-sama.
“Pemahaman milik kita bersama inilah yang harus diedukasikan. Ayo masyarakat Bangka Tengah khususnya masyarakat Koba bersama saling menjaga,” pesannya.
Eva menegaskan, ini merupakan fasilitas umum yang digunakan bersama-sama. Pemerintah sudah mengeluarkan biaya untuk pembangunan dan perawatan fasilitas umum ini. Program pemerintah ini sudah baik, untuk itu tugas masyarakat untuk mendukung supaya program pemerintah ini berjalan dengan baik.
“Kita optimis masyarakat Bangka Tengah terutama masyarakat Koba mau bersama-sama Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk menjaga fasilitas yang sudah disiapkan,” ajak Eva.
Ia juga berharap Taman Alun-alun Kota Koba ini menjadi media rekreasi, pembelajaran juga membangkitkan perekonomian masyarakat.
“Harus tetap diingat protokol kesehatan harus dijalankan,” pesan Eva.
Terkait hal ini, ternyata perjalanan Alun Alun Koba menjadi ruang bermain ramah anak membutuhkan proses yang panjang, mulai dari pemilihan taman yang akan dikirimkan ke kementerian PPPA untuk di audit oleh Tim RBRA (Ruang Bermain Ramah Anak) Nasional.
DPPKBPPPA berkoordinasi dan bersinergi terus menerus dengan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) maka dipilihlah Alun-alun Koba untuk diaudit oleh tim independen Kementerian Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan ribuan indikator penilaian untuk menjadi Ruang Bermain Ramah Anak.
“Alhamdulillah tahun 2019 Bangka Tengah lolos sertifikasi sehingga Taman Alun-alun Koba menjadi taman RBRA yang sudah SNI ramah anak. Tahun 2021 Taman Alun-alun Koba diaudit kembali dan masih bisa mempertahankan untuk sertifikasi RBRA,” ujar Kepala DPPKBPPPA Bangka Tengah, dr. Dede Lina Lindayanti.
Ia mengatakan jika upaya pemenuhan hak anak akan terus ditingkatkan untuk memberikan ruang bagi anak belajar, bermain, berkreasi serta menjadi ruang keluarga yang menyenangkan.
“Inovasi terus menerus dilakukan oleh Kabupaten Bangka Tengah melalui gugus tugas KLA, salah satunya adalah dengan taman edukasi satwa dengan taman kelinci kemudian menjadi taman edukasi dengan sarana teknologi wi-fi yang tentunya tetap dibatasi, menjadi taman kreasi dan kreativitas anak di setiap hari Jumat dengan menampilkan anak sesuai bakat dan minat mereka, dan masih banyak inovasi lainnya untuk menjadikan Bangka Tengah layak anak,” tutur Dede seraya berharap Bangka Tengah Semakin Unggul. Salam BERLIAN, Bersama Lindungi Anak.*
Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Kumala Sari Dewi
Editor: Asti Pradiajayanti
Fotografer: Dodi Firmansyah



.jpg)







LEAVE A REPLY