Home Berita Terkini Bagi Erfian, Usaha, Jerih Payah serta Pengorbanan Guru adalah Bukti Sosok Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Bagi Erfian, Usaha, Jerih Payah serta Pengorbanan Guru adalah Bukti Sosok Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

2,421
0
SHARE
Bagi Erfian, Usaha, Jerih Payah serta Pengorbanan Guru adalah Bukti Sosok Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Sungaiselan - Mengusung tema "Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh", Upacara Bendera memperingati HUT PGRI ke-76 dan Hari Guru Nasional Tahun 2021 Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diadakan di SMP Negeri 2 Sungaiselan, Kamis (25/11/2021).

Mewakili Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Wakil Gubernur Babel Drs. H. Abdul Fatah, M.Si, membacakan Pidato Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi. Ia menyampaikan bahwa pandemi membuat Guru dari Seluruh Indonesia pada tahun yang lalu menjadi tahun yang penuh ujian dikarenakan pandemi Covid-19, terpukul secara ekonomi, kesehatan dan secara batin.

"Tetapi pandemi ini ternyata tidak memadamkan semangat para guru, tapi justru menyalakan obor perubahan. Guru-guru se-Indonesia menginginkan perubahan, dan kami mendengar," ucap Fatah.

Dilanjutkan Fatah, keinginan-keinginan Guru se-Indonesia diwujudkan dalam bentuk Merdeka Belajar, di mana saat ini Merdeka Belajar bukan lagi suatu kebijakan tapi menjadi suatu gerakan, contohnya dalam penyederhanaan kurikulum sebagai salah satu kebijakan yang melahirkan ribuan inovasi pembelajaran.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua guru se-Nusantara atas pengorbanan dan ketangguhannya," tutup Abdul Fatah yang menjadi Pembina Upacara.

Sementara itu, Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian ST, dengan semangat menyampaikan bahwa suatu kebanggaan bisa hadir ditengah-tengah para guru dalam pelaksanaan Upacara HUT PGRI ke-76 dan Hari Guru Nasional ini.

"Kami berterima kasih kepada guru di pelosok Negeri atas segala jasa dan pengabdian yang luar biasa yang sudah diberikan kepada seluruh generasi sehingga bangsa Indonesia semakin maju dan sejahtera," ucap Erfian.

Ia juga mengajak di momentum "Bangkit Guruku, Maju Negeriku, Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh" ini untuk menyatukan tekad, menyatukan visi dan misi serta menjaga soliditas dan solidaritas.

"Guru adalah sosok pahlawan tanpa tanda jasa, tanpa usaha, jerih payah serta pengorbanan mereka kita bukan apa-apa. Jadi, mari kita selalu hargai para guru dan sukses selalu untuk para guru dimanapun diwaktu kapanpun," sambung Erfian.

Upacara dilanjutkan dengan pengumuman guru dan siswa berprestasi Tingkat Nasional pada Tahun 2020 dan Tahun 2021, Penyerahan secara simbolis Buku Kurikulum Muatan Lokal yang disusun oleh Guru SLB se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Lomba Menyajikan Masakan Khas Daerah yang diikuti 57 Sekolah yang ada di Kecamatan Sungaiselan dan Ramah Tamah dengan seluruh Guru yang hadir sebagai peserta upacara. Adapun sekolah pemenang lomba di tingkat nasional yakni:

1) Laelis Nur Inayah dari SLBN Koba (Juara III Lomba FLS2N-PDBK Bidang Lomba Menari SMPLB/SMALB)

2) Gadis Dzakiyah Rafifah dari SDN 1 Koba (Juara III Lomba KSN-SD Bidang Lomba Matematika)

3) Viunessa Brilianti Sanbowo dari SMP Dian Harapan (Juara II Lomba KSN-SMP Bidang Lomba IPS)

4) Rezky Amelia, S.Pd dari SMKN 2 Koba (Lomba Menulis Puisi Tingkat Nasional Bertema Malam, Senja, Hujan dan Masa Yang Lalu)

Dihadiri juga oleh Wakil Ketua II DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Perwakilan Bupati/Walikota se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas Pendidikan Bangka Tengah, Pejabat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Perwakilan Guru se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua LPMP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan tamu undangan lainnya.* (PYJ/WEE/Foto:YHP)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah