Koba - Pekan Olahraga dan Seni Antar Diniyah (PORSADIN) ke-5 Tingkat Provinsi Bangka Belitung (Babel) secara resmi dibuka di Pondok Pesantren Al-Muhajirin Koba, Sabtu (13/11/2021).
Perhelatan yang bertajuk "Dalam Rangka Porsadin V Kita Kuatkan Peran Madrasah Diniyah Takmiliyah sebagai Pelengkap dan Penyempurna Pendidikan Agama Islam Menuju Bangka Blitung Bermartabat" merupakan program yang dicanangkan Dewan Pengurus Wilayah Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (DPW FKDT) Babel yang diikuti 7 Kabupaten/Kota se-Babel dengan jumlah 350 peserta.
Dukungan penuh diberikan Pemerintah Kabupaten Bateng terhadap kegiatan ini. Bupati Bangka Tengah yang diwakilkan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Ahmad Syarifullah Nizam, SE, M.A.P., mengatakan bahwa suatu kehormatan dapat menjadi tuan rumah perhelatan Porsadin ke-5 Provinsi Babel.
"Ini merupakan agenda dari Kementerian Agama untuk patut kita dukung, dengan menganggarkannya ditingkatan Pemerintah Daerah. Bagaimanapun anak-anak ini anak Pemerintah Daerah. Contohnya apabila di Desa itu ada 5 orang yang hafidz Qur'an akan ditambahkan ADD-nya. Sehingga tentunya kegiatan ini dapat disinergikan untuk meningkatkan pemahaman keagamaan. Tujuan akhirnya mampu meningkatkan kekuatan Rohani dan kekuatan fisik dari anak-anak Bangka Tengah ini," ungkapnya.
Syarifullah merasa bangga karena Bangka Tengah dipilih sebagai tuan rumah.
“Dengan segala kekurangan tapi kami tetap terus maksimal menyukseskan kegiatan ini, ini sangat luar biasa," ujarnya.
Menyikapi hal ini, Ketua DPW FKDT Babel, Ust. Al Hizroh saat ditemui mengatakan banyaknya dukungan dari berbagai pihak sehingga terealisasinya kegiatan Porsadin ke-5 ini. Tujuan kegiatan ini yakni, untuk menciptakan generasi yang berakhlak mulia.
Selain itu apresiasi juga diberikannya kepada Pemerintah Provinsi Babel dan Kabupaten/Kota. Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat mengetahui manfaat sekolah di Madrasah Diniyah untuk anak-anak sebagai generasi penerus.
"Alhamdulillah kita didukung oleh Pemprov, walaupun dengan keadaan seadanya tapi alhmdulillah sebanyak 7 Kabupaten/Kota mereka sanggup datang kesini. Tujuannya selain sehat dan berakhlak mulia mereka kenal dan cinta dengan Madrasah Diniyah," ucapnya.
Selain itu, dikatakannya bahwa DPW FKDT berencana akan mendirikan sekolah Madrasah Diniyah di setiap Desa. Oleh sebab itu, semangat dan dukungan dari berbagai pihak sangat diharapkannya untuk merealisasikan rencana tersebut.
"Kita mempunyai visi misi 1 Desa 1 Madrasah Diniyah. Di Bangka Belitung itu baru sekitar 40% ada Madrasah Diniyah. Makanya kita harus semangat," jelasnya.
Sementara itu, di waktu yang sama Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama Provinsi Babel, Drs.Tumiran Ganefo M.H., kepada DPW FKDT. Ia optimis dengan adanya Madrasah Diniyah pada setiap desa, hidup sehat dan berakhlak mulia pada anak-anak akan terwujud.
Dijelaskannya, untuk menempuh pendidikan di Madrasah Diniyah merupakan suatu lembaga yang unggul untuk memperoleh pendidikan keagamaan khususnya. Pasalnya, lembaga ini dibentuk oleh para Tokoh Agama. Ia berharap dapat menjadi semangat dari berbagai pihak terutama untuk anak-anak untuk memicu proses belajar di Madrasah Diniyah.
"Harapan kita dengan Porsadin itu dapat memberikan minat dan semangat kepada anak-anak kita di lembaga Porsadin maupun Madrasah Diniyah. Kegiatan ini juga dapat memicu dalam proses belajar. Sesungguhnya Madrasah Diniya lahir itu karena oleh para Tokoh Agama," ungkap Tumiran.* (IAN/WEE/Foto:IAN)
Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah











LEAVE A REPLY