Home Berita Instansi dan Kementerian Bangka Tengah Peringati Hari Gizi Nasional, Erfian: Hidup Sehat Itu Hak Anak

Bangka Tengah Peringati Hari Gizi Nasional, Erfian: Hidup Sehat Itu Hak Anak

189
0
SHARE
Bangka Tengah Peringati Hari Gizi Nasional, Erfian: Hidup Sehat Itu Hak Anak

Koba - Peringati Hari Gizi Nasional (HGN) Tahun 2022, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangka Tengah (Bateng) melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Bateng kampanyekan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) cegah stunting dan obesitas yang saat ini menjadi permasalahan di dunia.

Wakil Bupati Bateng, Herry Erfian mengatakan untuk mengatasi persoalan atau mencegah peningkatan kasus kesehatan ini maka pemerintah harus giat menyosialisasikan jenis makanan apa saja yang penuh gizi dan bernutrisi.

Pasalnya, tumbuh kembang anak yang sehat merupakan salah satu hak anak yang harus didapatkan. Karena anak sebagai generasi penerus untuk mewujudkan cita-cita Indonesia kedepannya.

"Ini merupakan perhatian pemerintah untuk memberikan motivasi kepada anak-anak kita. Bagaimana mereka bisa untuk mengonsumsi makan-makan yang bergizi untuk pertumbuhan jiwa dan raga mereka. Karena bagaimanapun juga mereka ini generasi penerus kita," ucap Erfian pada acara HGN Tahun 2022 di SD 10 Desa Terentang Kecamatan Koba, Selasa (25/1/2022) pagi.

Dikatakannya, tanpa asupan gizi yang baik maka pertumbuhan anak juga tidak akan baik. Oleh sebab itu, sosialisasi seperti ini tindakan yang tepat agar mereka mendapatkan pengetahuan bagaimana menerapkan hidup sehat.

"Jadi, tanpa gizi yang baik maka perkembangan fisik dan mental mereka juga akan kurang baik. Dalam peringatan ini kita tentu memberikan motivasi kepada anak-anak kita. Ini lho makanan yang bergizi dan bernutrisi yang harus dikonsumsi. Jadi mereka dapat bertumbuh kembang dengan baik," ungkap Erfian.

Acara kemudian dilanjutkan dengan peninjauan vaksinasi para siswa SD 10 Desa Terentang. Dijelaskan Erfian, vaksinasi anak di sekolah di Kabupaten Bateng saat ini perkembangannya terus dilakukan dan dipantau oleh Pemkab Bateng. Hal ini bertujuan agar program pemerintah terkait vaksinasi untuk anak di Kabupaten Bateng terealisasi.

"Alhamdulillah vaksinasi anak di usia 6 sampai 11 tahun kita lakukan sudah di atas angka 30%, insya Allah besok kita sudah mencapai di atas 40%," ungkapnya.

Menurut Erfian, yang menjadi hambatan vaksinasi anak di sekolah saat ini yaitu polemik surat edaran vaksinasi anak kepada orang tua yang telah beredar. Dalam hal ini, Erfian pun mengklarifikasi bahwa adanya kesalahan redaksi pada surat tersebut. Untuk itu Ia  mengimbau agar para orang tua untuk tidak perlu khawatir terkait surat edaran tersebut.

"Kami juga berharap pihak sekolah mengedukasi wali murid dan masyarakat dengan cara yang baik terkait vaksinasi anak, karena ini demi kesehatan bersama, Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait, Dinas Kesehatan, TNI dan Polri bahwa kita Pemerintah akan tetap bertanggung jawab," tegas Erfian.

Tampak hadir pada acara tersebut Kepala Dinas Kesehatan Bateng, Sekretaris Camat Koba dan Kepala Desa Terentang.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Hardian

Editor: Kumala Sari Dewi/Asti Pradiajayanti

Fotografer: Hardian