Home Berita Instansi dan Kementerian Bidik Organisasi Perempuan di Babel Langkah Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Bidik Organisasi Perempuan di Babel Langkah Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

456
0
SHARE
Bidik Organisasi Perempuan di Babel Langkah Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Pangkalan Baru - Mengusung tema “Perempuan Teladan, Optimis dan Produktif (TOP) Viralkan Perdamaian dalam Pencegahan Radikalisme dan Terorisme”, Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Bangka Belitung Bidang Perempuan dan Anak melaksanakan sosialisasi pencegahan radikalisme dan terorisme di Gedung Serba Guna (GSG) di Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (19/05/2022).

Samsul Komar selaku Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Bangka Tengah tampak hadir dalam acara tersebut dan sekaligus menjadi narasumber.

Dalam paparannya Samsul mengatakan bahwa peran serta masyarakat dalam pencegahan radikalisme dan terorisme perlu dibangun agar hal-hal negatif seperti radikalisme bisa dicegah, juga agar masyarakat dan anak-anak tidak terpapar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada BNPT dan FKPT Babel karena telah memilih Kecamatan Pangkalan Baru menjadi Lokus acara pada hari ini. Kami sangat setuju sekali peserta yang hadir pada hari ini berasal dari organisasi perempuan, seperti pengurus Persit, pengurus Bhayangkari, pengurus Dharma Wanita, pengurus TP-PKK, pengurus Majelis Taklim, dll karena selain berperan dalam organisasi, perempuan juga mempunyai peran penting dalam keluarga,” jelasnya.

Harapan yang dicetuskan Samsul Komar agar ibu-ibu yang hadir pada acara ini bisa mengikutinya dengan baik dan bisa menyampaikan hal-hal yang terkait radikalisme ke komunitasnya masing -masing dan juga keluarga.

Dikesempatan yang sama Kolonel Sus. Harianto, Kasubdit Kerja Sama Asia Afrika dan Pasifik BNPT membacakan sambutan dari Direktur Pencegahan BNPT bahwa acara ini dilaksanakan oleh FKPT Bangka Belitung untuk mencegah, muncul dan berkembangnya paham dan aksi radikal terorisme.

Radikalisme dan terorisme menjadi salah satu tantangan besar bagi keamanan masyarakat dan kedaulatan bangsa.

"Perempuan memiliki posisi sangat vital dalam keluarga bahkan dalam masyarakat secara lebih luas. Selain itu, perempuan memiliki peran strategis dalam membentengi keluarga dan masyarakat dari segala bentuk penyebaran dan ajakan kelompok radikal terorisme,” ujarnya.

Dikatakannya, seorang Ibu bisa menjadi partner dialog anaknya. Sebagai seorang istri, perempuan bisa menjadi partner diskusi suaminya dalam berbagai hal.

"Oleh karena itu, kami mendorong simpul-simpul organisasi perempuan yang hadir pada kegiatan ini untuk mampu menjadi agen perdamaian, mengorganisir massa dan menumbuhkan kesadaran untuk bersama-sama melawan segala bentuk paham dan propaganda kelompok radikal terorisme setidaknya untuk lingkungan keluarga dan organisasinya masing – masing," tutupnya.

Peserta kegiatan ini terdiri dari organisasi-organisasi perempuan yang ada di Kabupaten Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang, juga menghadirkan para narasumber dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Kasubdit Kerja Sama Asia Afrika dan Pasifik BNPT Kolonel Sus. Harianto, Penggiat Perempuan dan Anak, Haryana Susie dan Kepala Satuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bangka Tengah, Samsul Komar.

Hadir juga dalam kegiatan perwakilan dari Polda Babel, Polres Bateng dan perwakilan dari Kecamatan Pangkalan Baru.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

 

Penulis: Rini Martini

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Rini Martini