Koba – Pelantikan Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Tengah masa bakti 2021-2026 digelar di Ruang Rapat VVIP Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (25/03/2021).
Hal ini berdasarkan petikan Keputusan Bupati Bangka Tengah, Nomor : 188.45/117/DINSOS-PMD/2020 tentang Penetapan Kepengurusan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga Kabupaten Bangka Tengah Masa Bakti 2021 - 2026.
Pelantikan Pengurus TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah dipimpin langsung oleh Bupati Bangka Tengah Algafry Rahman, ST. Dalam sambutannya, Ia mengatakan selain sebagai pengakuan legalitas kepengurusan 5 tahun kedepan, ini juga merupakan momentum strategis yang diharapkan mampu memberikan spirit dan semangat baru bagi segenap jajaran TP-PKK masa bakti 2021-2026.
“Atas nama Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Tengah, saya mengucapkan selamat kepada kepengurusan yang baru saja dilantik. Semoga bisa mengemban amanah dan tanggung jawab dengan sebaik-baiknya untuk kelangsungan dan kemajuan TP-PKK di Kabupaten Bateng," ungkap Algafry.
Lebih lanjut Algafry mengatakan visi gerakan PKK adalah mewujudkan keluarga sejahtera untuk menuju masyarakat Madani, yaitu masyarakat yang maju, mandiri, demokratif, partisipatif dan sadar hukum. Dengan visi tersebut masyarakat disetiap keluarga disadarkan akan perannya untuk ikut mewujudkan masyarakat Madani.
"Salah satu upaya untuk mewujudkan visi gerakan PKK adalah dengan memberdayakan masyarakat. Pemberdayaan masyarakat akan terwujud bila ada upaya untuk memberdayakan keluarga, yang dapat diupayakan dengan fasilitas non-instruktif guna meningkatkan pengetahuan dan kemampuan. Pemberdayaan keluarga ini penting karena akan menghasilkan kemandirian keluarga," pungkas Algafry.
Sementara itu Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah, drg. Eva Algafry yang ditemui dalam sesi wawancara mengatakan hal yang menjadi tantangannya adalah bagaimana membudayakan PKK sesuai dengan eksistensinya. PKK dengan 10 program pokok PKK-nya yakni penghayatan dan pengamalan Pancasila, gotong royong, pangan, sandang, perumahan dan tata laksana rumah tangga, pendidikan, keterampilan, kesehatan, pengembang kehidupan berkoperasi, dan kelestarian lingkungan hidup. Menurutnya, perencanaan yang sehat merupakan kekuatan yang strategis.
"Apabila 10 program pokok PKK tersebut sudah membudaya, maka PKK dapat menjadi pilar yang kokoh, tidak hanya berfokus pada kesejahteraan, melalui program pengembangan koperasi, PKK juga mengenalkan strategi untuk mengembangkan usaha guna meningkatkan taraf hidup melalui pembinaan usaha peningkatan pendapatan keluarga sejahtera," terangnya.
Eva Algafry berharap semoga kedepannya TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah akan menjadi organisasi yang solid dan inovatif, mengingat Covid-19 ini belum berakhir dan meminta juga untuk semua pengurus TP-PKK untuk bersama-sama membantu sosialisasi dan edukasi pada masyarakat, baik di kabupaten sampai desa.* (RIS/WEE/Foto: RIN)




Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah


.jpg)
.jpg)







LEAVE A REPLY