Home Berita Terkini Bupati Bateng dan Gubernur Panen Rumput Laut Usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Tanjung Pura

Bupati Bateng dan Gubernur Panen Rumput Laut Usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Tanjung Pura

777
0
SHARE
Bupati Bateng dan Gubernur Panen Rumput Laut Usai Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila di Tanjung Pura

Sungaiselan – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, S.T., mendampingi Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dr. H. Erzaldi Rosman Djohan, S.E., M.M., dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila Tahun 2021 yang dilaksanakan di Dermaga Tanjung Pura, Desa Tanjung Pura, Kecamatan Sungaiselan, Selasa (01/06/2021).

Erzaldi Rosman, dalam amanatnya sebagai Inspektur Upacara menyampaikan bahwa sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga negara Republik Indonesia untuk menjaga keutuhan negara Republik Indonesia yang kita cintai, terutama mempertaruhkan jiwa dan raga untuk terus mempertahankan ideologi negara kita, Pancasila.

“Hari ini adalah Hari Lahir Pancasila. Pancasila adalah ideologi yang mempersatukan kita serta merupakan perjuangan dari pahlawan-pahlawan yang membuat negeri kita menjadi negeri kepulauan dengan beragam suku, budaya dan agamanya, bisa Bersatu,” jelas Erzaldi.

Algafry Rahman ketika ditemui menyampaikan bahwa Hari Lahir Pancasila merupakan momentum bagi kita untuk terus menjaga keutuhan dan persatuan.
“Ini adalah sebuah momen agar kita bisa bersama-sama untuk terus saling menjaga keutuhan dan persatuan Bangsa,” tegas Algafry.

Setelah Upacara, Bupati Bangka Tengah mendampingi Gubernur Babel menuju lokasi panen rumput laut yang dibudidayakan oleh nelayan setempat di perairan Tanjung Pura, Dusun Pulau Nangka.

“Hari ini kita memanen rumput laut. Sudah semenjak 3 bulan lalu budidaya rumput laut ini kita mulai di Bangka Tengah, tepatnya di desa Batu Beriga. Di sini merupakan lokasi kedua dan menurut para nelayan sangat berpotensi dan sangat berpeluang. Insyaallah kedepannya, rumput laut ini bisa menjadi komoditi tambahan di Bangka Belitung, komoditi yang akan digunakan sebagai percampuran porang (tepung dari umbi porang) yang akan dijadikan mie,” ucap Erzaldi.

Senada dengan hal tersebut, Algafry Rahman, ST juga menyampaikan bahwa potensi rumput laut ini  bisa menjadi penunjang ekonomi masyarakat. Dalam jangka waktu 45 hari rumput laut ini sudah siap dipanen, disebut Algafry, hal ini dapat dijadikan komoditi yang menguntungkan bagi para nelayan karena masa panennya yang singkat.

“Harapan kedepannya tentu saja budidaya rumput laut ini bisa menjadi komoditi yang akan menunjang ekonomi kemasyarakatan. Pastinya budidaya rumput laut di Kabupaten Bangka Tengah kedepannya akan kita kembangkan lagi,” tambah Algafry.

Suwaidi selaku perwakilan petani rumput laut menyampaikan harapannya agar budidaya rumput laut dapat terus berkembang sehingga bisa memotivasi para nelayan/petani lainnya.

“Untuk saat ini hanya empat nelayan yang juga sempat ragu untuk membudidayakan rumput laut disini. Harapannya, pasarnya enak dicari dan bisa dijual, jadi para nelayan lain bisa termotivasi dan selain itu juga bisa menambah lapangan pekerjaan. Apalagi untuk perawatannya juga enak, kita ikat dan tinggalkan, 3 hari sekali kita control,” terang Suwaidi.

Giat ini dihadiri juga oleh Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,  Dasminto, S.Pi, M.Si, Kepala Balai Benih Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, drh. Judnaidy, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, H. Marwan, S.Ag, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Bangka Tengah, Taufik, SP., MM., Danposmat TNI AL Sungaiselan, Paul S, Kepala Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan Wilayah Sungaiselan, Teguh Sutrisno, Direktur PT. Trimitra Anucara, Mustofa, Bhabinpotmar Sungaiselan, Camat Sungaiselan, Sekcam Sungaiselan, Kades Tanjung Pura, Bhabinkabtimas Tanjung Pura, tokoh agama dan masyarakat desa setempat. *(PYJ/APJ/Foto:PYJ)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah