Home Wisata Desa Wisata Namang

Desa Wisata Namang

1,181
0
SHARE
Desa Wisata Namang

Hai, Seperadik.

Waktunya ke Desa Wisata Namang !! Desa Wisata Namang ini bisa ditempuh kurang lebih sekitar 30 menit  dari Bandar Udara Depati Amir. Desa Wisata Namang ini tepatnya terletak di Kecamatan Namang, Kabupaten Bangka Tengah. Di desa ini juga terdapat tujuan tempat wisata dan belajar berupa kawasan konservasi Hutan Lindung Pelawan.

  • Hutan Pelawan

Sesuai namanya, kawasan hutan ini didominasi oleh keberadaan pohon pelawan, yakni Pohon berkayu merah yang disebut-sebut sebagai endemik Provinsi Bangka Belitung. Meskipun di Hutan, tempat ini memiliki fasilitas Homestay dan Toilet yang memadai, jadi seperadik yang pengen menjauh dari hiruk pikuk perkotaan, bisa mencoba tinggal di sini sembari menikmati sejuknya alam Hutan Pelawan.

  • Jamur Pelawan

Salah satu keunikan yang dapat ditemukan pada musim September sampai Desember di Hutan Pelawan ialah tumbuh Jamur Pelawan yang dijadikan santapan saat makan bedulang. Makan bedulang ini adalah tradisi makan bersama di saung Desa Namang. Jamur ini dijuluki Trufflenya Indonesia lho, lantaran jamur ini sulit dijumpai dan harganya yang mahal !!

  • Madu Pelawan

Desa Wisata Namang terkenal dengan Madu Pelawannya yang memiliki rasa pahit, yang membuat madu ini Istimewa dibanding madu pada umumnya. Rasa pahit madu ini dikarenakan keberadaan lebah yang menghisap serbuk bunga Pohon Pelawan. Ada yang menarik, rasa pahitnya itu tidak bertahan lama karena setelah madu ditelan rasa pahitnya akan menghilang. Rasa pahit itu dikarenakan adanya kandungan alkaloid yang merupakan bahan obat yang berkhasiat sebagai antiinfeksi sehingga manjur menjaga kekebalan tubuh dan mengatasi beragam penyakit.

  • Kerajinan Akar Kekembat

Selain bisa menikmati alam yang indah, seperadik bisa terjun langsung belajar membuat kerajinan tangan dari Akar Kekembat. Pencetus kerajinan tangan Akar Kekembat ini yaitu "Bapak Rojali" yang kerap dipanggil "Bang Licak", awalnya bergerak sendiri dan sekarang di tahun 2022 berkembang menjadi 14 orang. Hasil karya yang dihasilkan oleh Pengrajin Akar Kekembat  ini sangat beragam, mulai dari gantungan kunci, Lampu Tidur, Lampu Hias, Tudung saji, Sauki dan masih banyak lagi yang lainnya. Adapun proses pembuatan anyaman ini membutuhkan waktu kurang dari sehari tergantung dengan model yang akan dibuat.

Jalan jalan ke Pulau Bangka,
Jangan lupa kita bedulang
Hai kawan mari semua,
Berwisata ke Desa Wisata Namang.