Home Berita Instansi dan Kementerian Dinsos-PMD Kokohkan Ujung Tombak Kesejahteraan Sosial Masyarakat Bangka Tengah melalui Relawan Sosial

Dinsos-PMD Kokohkan Ujung Tombak Kesejahteraan Sosial Masyarakat Bangka Tengah melalui Relawan Sosial

421
0
SHARE
Dinsos-PMD Kokohkan Ujung Tombak Kesejahteraan Sosial Masyarakat Bangka Tengah melalui Relawan Sosial

PANGKALANBARU – Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah melalui Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos-PMD) Kabupaten Bangka Tengah menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Relawan Sosial dalam Penanganan Orang Terlantar, bertempat di Ballroom Soll Marina Hotel, Kecamatan Pangkalanbaru, Selasa (28/11/2023).

Kegiatan ini digelar sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, pembentukan sikap dan perilaku relawan sosial dalam melaksanakan tugas untuk membantu penanganan orang terlantar.

Menghadirkan narasumber dari Kementerian Sosial Republik Indonesia, yakni Joko Purnomo, A.Ks., M.Si., selaku Pekerja Sosial Ahli Muda Sentra Mulya Jaya, kegiatan ini diikuti oleh 115 orang peserta, yaitu relawan sosial se-Kabupaten Bangka Tengah, yang terdiri dari Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Penyuluh Sosial Masyarakat (Pensosmas), dan Pendamping Sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman menyampaikan apresiasinya kepada seluruh relawan sosial atas dedikasi dalam menangani permasalahan kesejahteraan sosial yang terjadi di masyarakat Bangka Tengah.

“Kesejahteraan sosial harus diwujudkan untuk seluruh masyarakat. Oleh karena itu, kami mengadakan bimtek ini untuk menyiapkan rekan-rekan relawan sosial agar semakin mumpuni dalam menjalankan tugas sebagai ujung tombak pemerintah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat terutama dalam penanganan orang terlantar,” ucap Algafry.

Ia berharap agar relawan sosial tetap mempertahankan konsistensi dan berkontribusi penuh dalam pelayanan sosial di Kabupaten Bangka Tengah.

“Tetap semangat menjalankan tugas, apa yang menjadi kendala segera disampaikan, kami tentu akan berupaya mencari jalan terbaiknya, mari kita bersama-sama maksimalkan program-program Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk mewujudkan masyarakat Bangka Tengah yang sejahtera,” kata Algafry.

Sementara itu, Kepala Dinsos-PMD Kabupaten Bangka Tengah, Padlillah mengatakan sejauh ini relawan sosial Bangka Tengah sudah memberikan kinerja dan kolaborasi yang sangat baik.

“Keberadaan relawan sosial tentunya sangat dibutuhkan, karena mereka sebagai penyambung informasi dan perpanjangan tangan dari pemerintah daerah maupun pusat untuk menjangkau masyarakat, baik itu dalam menyampaikan data hingga pemberian bantuan, itu semua adalah peran mereka,” ujarnya.

Tak lupa, Ia juga berpesan kepada relawan sosial agar terus memberikan kinerja terbaik dalam menangani permasalahan kesejahteraan sosial yang terjadi di masyarakat.

“Tidak semua pekerjaan itu dilihat dari berapa yang didapatkan, tetapi apa yang kita berikan ini setidaknya bisa meringankan beban masyarakat yang memang membutuhkan bantuan, sehingga kehadiran kita itu sangat dirasakan dan bermanfaat bagi penerima manfaat,” pesan Padlillah.

Salah seorang peserta bimtek yang sudah 6 tahun menjalankan tugas sebagai Pendamping Sosial PKH Kecamatan Pangkalanbaru, Felinda Araditha (32) mengisahkan kesan menariknya selama bertugas.

“Menjadi Pendamping Sosial PKH sangat menyenangkan karena bisa berhubungan dengan masyarakat secara langsung khususnya yang membutuhkan tenaga pendampingan sosial, seperti lansia, keluarga kurang mampu, dan disabilitas,” ungkap Felinda.

Ia berharap Program Keluarga Harapan bisa terus dijalankan, karena dapat menyentuh secara langsung masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial demi kesejahteraan bersama.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Deanty N

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Deanty N