BANGKA – Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUTRP) Kabupaten Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra, menyambangi Kantor Badan Wilayah Sungai (BWS) Bangka Belitung, Kecamatan Mendo Barat, Selasa (13/01/2026).
Dalam kunjungan kerja tersebut, Bupati menyampaikan kondisi beberapa daerah di Bateng yang terkena musibah banjir.
“Banjir yang terjadi pada Jumat lalu melanda beberapa wilayah di Bateng, terutama di Kecamatan Lubuk Besar, kemudian di beberapa tempat di Bateng juga mengalami banjir, titiknya tidak sedikit dan mengganggu aktivitas masyarakat. Melihat kondisi tersebut, kami perlu bertukar pikiran dengan teman-teman BWS agar penanganannya lebih baik dan terarah,” kata Algafry.
Dalam paparannya, Algafry juga menyampaikan beberapa usulan pasca penanganan banjir.
“Rekomendasi penanganan dari kami untuk titik banjir di Lubuk Pabrik, Lubuk Lingkuk, Dusun Nadi, Jembatan Nibung, diantaranya normalisasi sungai, pengendali sedimen dan talud, juga perbaikan bozem untuk Kelurahan Berok,” jelasnya.
Dirinya berharap bisa menemukan titik terang untuk segera menyelesaikan persoalan banjir.
“Kami berharap dapat bersama-sama menyelesaikan persoalan banjir ini, setidaknya ada dukungan dari teman-teman BWS supaya kerangka dari proses penanganan ini sinkron antara BWS dengan kondisi di Bateng agar selanjutnya bisa diteruskan kepada pimpinan pusat,” imbuhnya.
Selain itu, dirinya juga menyampaikan beberapa usulan program strategis Kabupaten Bangka Tengah, seperti penataan sungai Kurau, Sentra Kampung Nelayan Sungai Berok, pembangunan Breakwater di Desa Batu Belubang, pembangunan long storage Pedindang, rehabilitasi Kolong Beguruh, normalisasi dan pengendali sedimen Sungai Lempuyang, serta tanggul pengendali banjir (sheetpile) Sungaiselan.
Sementara itu, Kepala DPUTRP Bangka Tengah, Fani Hendra Saputra juga menyampaikan harapan yang sama agar segera dilakukan percepatan penanganan banjir.
“Semoga dengan pertemuan ini bisa membuahkan hasil untuk dilakukan penanganan segera, walaupun kita dari kabupaten juga sudah berupaya semaksimal mungkin melakukan percepatan penanganan, terutama sekali adalah normalisasi sungai di wilayah Kabupaten Bangka Tengah,” harapnya.
Fani juga menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan beberapa penanganan awal pasca banjir.
“Selain itu, kemarin juga sudah dilakukan perbaikan beberapa drainase, baik itu di jalan nasional maupun kabupaten. Kemarin kawan-kawan dari BPJN sudah melakukan perbaikan dan hari ini sudah mulai bekerja untuk memperbaiki drinase agar kembali normal dan layak digunakan masyarakat,” ucap Fani.
Menanggapi kondisi dan usulan tersebut, Kepala BWS Babel, Yoghi Pandhu Satriyawan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan BWS pusat terkait penanganan pasca banjir.
“Akan kami laporkan kondisinya seperti ini dan yang bisa dilakukan secepatnya yaitu kami akan minta dana normalisasi, semoga nanti ada jalan keluarnya, secepatnya kami akan infokan kelanjutannya, dan semoga nanti ada kabar baik, pada intinya dari pusat support terus,” tutur Yogi Pandhu Satiyawan.
Sedangkan untuk usulan program strategis, ada beberapa yang perlu dikaji terlebih dahulu dan ada yang akan dilaksanakan tahun ini.
“Untuk Kolong Beguruh tahun ini sudah masuk, kami sudah koordinasi dengab BP2JK untuk proses lelangnya, yang jelas tahun ini sudah bisa dikerjakan,”ungkapnya.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Deanty N.
Editor: Asti Pradiajayanti
Fotografer: Prayogi J.











LEAVE A REPLY