Home Berita Terkini DPRD Bateng Setujui Raperda Menjadi Perda, Pemkab Bateng Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

DPRD Bateng Setujui Raperda Menjadi Perda, Pemkab Bateng Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

749
0
SHARE
DPRD Bateng Setujui Raperda Menjadi Perda, Pemkab Bateng Terus Berupaya Tingkatkan Kinerja

Koba - Penandangan Persetujuan Bersama antara Bupati Bangka Tengah dan pimpinan DPRD Kabupaten Bangka Tengah menandai diterima dan disetujuinya Raperda (Rancangan Peraturan Daerah) tentang APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Perubahan Tahun Anggaran 2020 menjadi Perda (Peraturan Daerah), Jum'at (14/08/2020) siang.

Hal itu dilakukan setelah mendengarkan pendapat beberapa fraksi diantaranya dari fraksi partai Gerindra, PAN, PPP, PDI-P, dan Golkar beserta semua anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah yang ikut hadir di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bangka Tengah.

Bupati Bangka Tengah,  Dr.  Ir.  H.  Ibnu Saleh,  MM., dalam kesempatan itu, melaporkan estimasi pendapatan daerah yang semula dianggarkan sebesar Rp 1.000.219.000.000,- menjadi Rp 895.000.000.000,- atau berkurang 10,1% dari target pada APBD induk tahun 2020.

"Adapun rincian pendapatan daerah diantaranya, pendapatan asli daerah berkurang 16,3%. Selanjutnya adalah dana perimbangan, berkurang 10,1% dan lain-lain pendapatan daerah yang sah berkurang 6,5%," tutur orang nomor satu di Bangka Tengah ini.

Ia menjelaskan,  untuk belanja daerah juga berkurang 7,7%.

"Rincian untuk belanja daerah diantaranya, belanja tidak langsung meningkat 2,5%. Dan belanja langsung semula dianggarkan berkurang 17,7% pada perubahan APBD 2020 ini," kata Ibnu.

Lebih rinci, Ia menerangkan, untuk belanja langsung terdiri dari belanja pegawai meningkat 5,2%. Selanjutnya belanja barang dan jasa  berkurang13,3% dan belanja modal berkurang 33,9%.

"Sedangkan untuk pembiayaan daerah, terdiri dari penerimaan pembiayaan yang bersumber dari sisa lebih perhitungan anggaran tahun sebelumnya, SILPA sebelumnya, bertambah 65,1%. Untuk pengeluaran pembiayaan tidak dianggarkan atau tidak mengalami perubahan dari APBD murni anggaran 2020. Yakni terdapat defisit anggaran, yang ditutupi sepenuhnya dengan pembiayaan netto dari pencapaian sisa lebih penggunaan anggaran tahun sebelumnya," paparnya.

Ibnu Saleh diakhir laporannya mengatakan, dengan telah selesainya proses raperda ini,  maka langkah selanjutnya adalah  terus berupaya meningkatkan kinerja sehingga dalam pelaksanaannya program dan kegiatan pembangunan yang telah direncanakan dapat berjalan secara optimal,  efektif dan efisien.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Bangka Tengah,  Ketua, Wakil, Sekretaris dan anggota DPRD Kabupaten Bangka Tengah, Perwakilan Pengadilan Negeri Kabupaten Bangka Tengah,  Perwakilan Polres Bangka Tengah,  Dandim 0413 Bangka,  Staf Ahli Bupati,  Asisiten serta Kepala OPD Bangka Tengah, Pimpinan atau Perwakilan Instansi Vertikal di Lingkungan Bangka Tengah, Camat Koba, Lurah Arung Dalam, para Tokoh Agama, para Tokoh Pemuda serta para Tokoh Masyarakat.* (RIN/WEE/Foto: NZR)

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah