Home Berita Terkini FKPT Babel Cegah Terorisme Melalui Lomba Video Pendek dan Diskusi Film

FKPT Babel Cegah Terorisme Melalui Lomba Video Pendek dan Diskusi Film

132
0
SHARE
FKPT Babel Cegah Terorisme Melalui Lomba Video Pendek dan Diskusi Film

Pangkalan Baru - Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (FKPT Babel) bidang Pemuda dan Pendidikan, gelar diskusi film dan lomba video pendek bertema Kita Indonesia. Acara ini melibatkan pelajar SMA/sederajat se-Bangka Belitung di Soll Marina Hotel, Pangkalan Baru, Bangka Tengah, Kamis (15/10/2020).

Mewakili Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, acara dibuka oleh M. Soleh, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, dilanjutkan sosialisasi dari narasumber, yakni Letkol Laut, Setio Pranowo dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Republik Indonesia, M. Anshori, Kabid Pemuda dan Pendidikan FKPT Babel, dan Swastika Nohara, praktisi film pendek nasional.

Ketua FKPT Babel, Sri Wahyuni menyatakan, tujuan acara ini salah satunya untuk mengenalkan generasi muda pada perbedaan dan keragaman di negara Indonesia serta memahami tanda-tanda terorisme dan radikalisme. Dengan demikian, generasi muda bisa membantu mencegah paham ini tersebar luas sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme.

"Harapannya kegiatan ini bisa bermanfaat untuk semua siswa beserta guru pendamping, menumbuhkan kreativitas dalam menciptakan film pendek, berlomba-lomba membuat video hingga bisa menang di tingkat nasional," harap Sri Wahyuni.

Lebih lanjut, menurut Sri, Bangka Belitung sejak 2016 selalu masuk nominasi nasional terkait lomba video pendek anti radikalisme dan terorisme.

Sementara itu, Elly Irsyah, SH., MH., Asisten Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Bangka Tengah pada kesempatan ini menyampaikan apresiasinya dan berharap agar acara serupa bisa dilaksanakan secara berkelanjutan.

"Luar biasa. Saya mendukung adanya kegiatan seperti ini, sehingga generasi muda bisa tahu sejak dini tentang bahaya terorisme. Seperti yang disampaikan tadi, paham ini mulai beredar melalui media sosial, internet, video YouTube, dan sebagainya, sementara saat ini internet adalah kebutuhan juga untuk media mereka belajar. Bagaimana pun, radikalisme dan terorisme bahaya untuk persatuan bangsa dan negara, generasi muda harus tahu ini," ujar Elly.

Peserta terdiri atas 60 orang perwakilan siswa-siswi SMA/se-derajat beserta guru pembimbing yang berasal dari 30 sekolah di Bangka Belitung. Undangan dari perwakilan BPBD Bangka Tengah, perwakilan Dinas Pendidikan se-Bangka Belitung, dan perwakilan organisasi kepemudaan se-Bangka Belitung. Akhir acara menghadirkan stand-up comedy dari Osamabila & Dzar Al Ghafari siswa SMAN 1 Pangkalpinang.* (APJ/WEE/Foto:MRT)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah