Home Berita Instansi dan Kementerian Fokus Turunkan Stunting di Bangka Tengah, Algafry Kukuhkan TPPS

Fokus Turunkan Stunting di Bangka Tengah, Algafry Kukuhkan TPPS

674
0
SHARE
Fokus Turunkan Stunting di Bangka Tengah, Algafry Kukuhkan TPPS

Koba - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman dan Wakilnya, Herry Erfian, hadiri rekonsiliasi percepatan penurunan stunting dan pengukuhan Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Bangka Tengah, Selasa (18/05/2022) di Gedung Diklat BKPSDMB Bangka Tengah.

Dalam sambutannya Algafry menyampaikan bahwa stunting merupakan salah satu masalah gizi yang dihadapi dunia saat ini yang berhubungan dengan meningkatnya resiko terjadinya kematian, daya tahan tubuh yang rendah, kurangnya kecerdasan, perkembangan otak dan lambatnya pertumbuhan mental. Dampak stunting tidak hanya dirasakan oleh individu yang mengalaminya, tetapi juga berdampak terhadap roda perekonomian dan pembangunan bangsa.

Maka dari itu sebagai bentuk komitmen tinggi pemerintah pusat, penurunan stunting ditetapkan sebagai program prioritas nasional yang harus dilaksanakan secara holistik, integratif dan berkualitas melalui koordinasi, sinergi, dan sinkronisasi di antara kementerian/ lembaga, pemerintah daerah baik provinsi hingga desa dan para stakeholder bidang kesehatan.

“Untuk memastikan komitmen tersebut dibentuklah Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) secara berjenjang dari tingkat pusat hingga tingkat desa. TPPS merupakan kerja lintas sektoral dalam rangka penanganan stunting dan tugas awal tim tersebut yakni mengidentifikasi dan menginventarisir wilayah yang membutuhkan perhatian khusus,” jelas Algafry.

Terpisah, Algafry Rahman juga mengatakan fokus penurunan angka stunting di Kabupaten Bangka Tengah yakni wilayah Sungaiselan yang kasus stunting-nya cukup tinggi, dari beberapa desa lainnya yang ada di Kabupaten Bangka Tengah.

"Di 2020 lalu kasus stunting di Bangka Tengah sampai 20 persen dan di tahun ini kita targetkan bisa menurun menjadi 16 persen dan akan turun terus 1 digit sampai di 2024. Oleh karena itu perlu tim terpadu agar kegiatan ini berjalan sesuai yang diharapkan," kata Algafry.

"Kita akan melibatkan tim PKK untuk membantu permasalahan stunting ini sehingga target kita dapat tercapai sesuai yang diharapkan," ujarnya.

Menanggapi hal ini, Ketua TP PKK Bangka Tengah, Eva Fidia Lestari mengatakan, meski TPPS ini baru dikukuhkan tapi langkah dan percepatan untuk menurunkan angka stunting sudah dilakukan sebelumnya.

"PKK senang dilibatkan dalam memberdayakan perempuan dan anak. Apalagi konsen kita saat ini melalui Posyandu yang akan menjadi tolok ukur untuk keberhasilan stunting agar kedepan kita dapat melakukan intervensi lanjutan setelah mendapatkan data yang real," ujar Eva

Giat ini dihadiri pula oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Wilayah Bangka Tengah, seluruh Kepala OPD dan Camat se-Bangka Tengah, Kepala Puskesmas, Rektor UBB, Rektor STAIN Syeikh Abdurahman Siddik, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Bangka Tengah, Ketua Pengurus Daerah Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia ( IAKMI) Bangka Tengah, Koordinator Penyuluh KB, Tim TPK Kecamatan Koba. *Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

 

Penulis: Dodi Firmansyah

Editor: Asti P

Fotografer: Dodi Firmansyah