Home Berita Terkini Gelar Orientasi Sistem Pendataan secara Elektronik, Dinkes Bateng Bertekad Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Gelar Orientasi Sistem Pendataan secara Elektronik, Dinkes Bateng Bertekad Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

1,684
0
SHARE
Gelar Orientasi Sistem Pendataan secara Elektronik, Dinkes Bateng Bertekad Turunkan Angka Kematian Ibu dan Bayi

Pangkalan Baru - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, menghadiri pertemuan orientasi Simatneo, MPDN dan E-Kohort KIA yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Bangka Tengah sebagai upaya penurunan angka kematian ibu dan bayi di Bangka Tengah, Jumat (18/03/2022).

Pertemuan yang digelar di Hotel Osella, Pangkalan Baru ini mengundang para bidan se-Bangka Tengah dengan 3 materi utama yang disampaikan yakni tentang sistem pelayanan database kesehatan ibu dan anak (Simatneo /Aplikasi Maternal Neo Natal), yang kedua adalah aplikasi notifikasi mengenai kesehatan maternal yang bertujuan untuk mengurangi angka kematian ibu (MPDN/Maternal Perinatal Death Notification) dan yang ketiga adalah E-Kohort KIA yakni sebuah sistem pemantauan terintegrasi bagi ibu, bayi, dan balita yang mencakup implementasi pencatatan, pemantauan, dan pelaporan secara elektronik tentang pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak berbasis teknologi informasi.

Algafry dalam sambutannya menyampaikan kepada peserta untuk mengelola aplikasi ini dengan baik untuk mendukung pelayanan kesehatan khususnya bagi ibu, bayi dan balita di Bangka Tengah. Disebutnya dengan adanya sistem informasi ini bisa mempermudah pendataan dan memantau perkembangan kesehatan ibu dan bayi/balita.

"Ini upaya kita untuk menurunkan angka kematian bagi ibu dan bayi balita. Untuk itu kita harus segera memasukkan informasi atau data ke dalam aplikasi ini sehingga terlihat sesuai NIK dan terpantau bagaimana perkembangannya. Semoga dengan aplikasi ini bisa mempermudah pelayanan kesehatan ibu dan bayi/balita sehingga upaya menurunkan angka kematian ibu dan anak tercapai," ucap Algafry.

Sementara itu Pengelola Kesehatan Ibu dan Anak Bangka Tengah, Agustina, mengatakan aplikasi ini berguna untuk pencatatan data bagi pelayanan kesehatan ibu dan anak, sehingga tidak ada pencatatan secara manual book lagi.

"Aplikasi ini berguna sekali dan mempermudah bagi kami yang melakukan pencatatan data sehingga tidak perlu lagi secara manual book. Kami merasa terbantu terutama aplikasi E-Kohort karena merupakan kesatuan dari seluruh data yang terkoneksi, kemudian E-Kohort ini tersambung langsung ke BPJS Kesehatan, Jaminan Persalinan, sehingga pasien ini harus terdata di aplikasi ini. E-Kohort bisa diakses melalui Google, sedangkan MPDN bisa diunduh melalui Playstore," ujarnya.

Hadir pada kegiatan ini Kepala Dinkes Bangka Tengah, Kepala Dinsos-PMD, perwakilan Dindukcapil, Kepala BPJS Koba, perwakilan RS Siloam, RSUD Koba, dan RS Pratama Bangka Tengah. *Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Dodi Firmansyah/ Asti P.

Editor: Asti P.

Fotografer: Raditya SS.