KOBA — Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Pemkab Bateng) kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan inklusif. Hal ini tercermin dalam kegiatan Visitasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Smart Meeting Room (SMR) Kantor Bupati Bangka Tengah, Selasa (28/07/2026).
Acara penting ini dihadiri langsung oleh Ketua KI Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ita Rosita, bersama tim penilai, serta diikuti oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah. Penegasan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, yang menyatakan bahwa keterbukaan informasi publik bukan hanya kewajiban hukum untuk memenuhi amanat Undang-Undang.
"Tentu saja hal ini bukan hanya karena UU Nomor 14 Tahun 2008, melainkan wujud tanggung jawab pemerintah dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui tata kelola yang transparan, akuntabel, partisipatif, dan adaptif terhadap teknologi," ungkap Algafry.
Di tengah padatnya agenda kedinasan, Bupati Bangka Tengah tetap memberikan sambutan secara daring sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dirinya mengatakan bahwa website e-PPID saat ini telah mengintegrasikan 59 badan publik di lingkungan Pemkab Bangka Tengah, yang meliputi perangkat daerah, kecamatan, pemerintah desa, puskesmas, hingga rumah sakit daerah.
"Tercatat sebanyak 3.746 informasi publik tersedia secara terbuka dengan 178.935 kali unduhan, serta sukses menangani 15 permohonan informasi daring sepanjang kurun waktu 2023–2025 yang seluruhnya telah ditindaklanjuti dengan baik," paparnya.
Mengingat Bangka Tengah pernah meraih predikat Badan Publik Informatif pada tahun 2022 dan 2023, Algafry berharap kegiatan Monev 2026 ini menjadi momentum penting untuk kembali meraih predikat tersebut.
"Semoga kami bisa mendapatkan predikat Badan Publik Informatif kembali, sebagai bentuk konsistensi pelayanan berkualitas bagi masyarakat. Tak lupa kami juga ingin memberikan apresiasi atas pembinaan berkelanjutan dari Komisi Informasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung," pungkas Bupati Bangka Tengah.
Mengusung semangat "Jika masyarakat belum datang ke PPID, maka PPID yang akan datang kepada masyarakat", Pemkab Bangka Tengah secara resmi meluncurkan inovasi unggulan bernama PPID NGIDER (Navigasi Keterbukaan Informasi Daerah dan Edukasi Rakyat).
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, dalam paparannya menjelaskan bahwa inovasi ini lahir sebagai solusi atas tantangan literasi digital yang belum merata serta kebiasaan masyarakat yang belum sepenuhnya mengenal mekanisme permohonan informasi publik.
"Melalui PPID NGIDER, layanan informasi tidak lagi hanya terpusat secara konvensional di sekretariat. Layanan ini aktif mendatangi masyarakat melalui kegiatan pelayanan terpadu, kunjungan ke desa-desa, hingga menyasar sekolah-sekolah yang disandingkan dengan program SP4N-LAPOR! Goes to School," jelas Efrianda.
Wakil bupati juga menyampaikan bahwa Inovasi yang juga diperkuat dengan pemanfaatan teknologi digital modern seperti penyediaan QR Code ini, akan terhubung langsung ke website e-PPID, layanan WhatsApp PPID, hingga rencana pengembangan WhatsApp Chatbot untuk pelayanan 24 jam.
Dalam sambutannya, Ketua KI Babel Ita Rosita mengapresiasi progres positif yang ditunjukkan oleh Kabupaten Bangka Tengah.
"Kehadiran Tim Monev ini merupakan wujud kewajiban pengawasan, sekaligus mitra strategis pemerintah dalam memastikan hak atas informasi publik benar-benar dirasakan oleh masyarakat. Terima kasih kami ucapkan atas apresiasi dan sambutannya untuk kehadiran kami di Bangka Tengah," ungkap Ita.
Melalui sinergi lintas perangkat daerah dan dukungan penuh dari pimpinan daerah, Pemkab Bangka Tengah berharap momentum Monev 2026 ini dapat mengantarkan kembali Kabupaten Bangka Tengah meraih predikat Badan Publik Informatif yang membanggakan.
Kegiatan visitasi ini ditutup dengan kunjungan ke Kantor Dinas Kominfosta Bangka Tengah yang sekaligus merupakan Sekretariat PPID Utama di Bangka Tengah.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Onie R. Bana
Editor: Kumala Sari Dewi
Fotografer: Redoh Soniman

7.jpg)









LEAVE A REPLY