Home Berita Instansi dan Kementerian Jelang Nataru, Pemkab Bangka Tengah Bersama Polres Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing

Jelang Nataru, Pemkab Bangka Tengah Bersama Polres Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing

201
0
SHARE
Jelang Nataru, Pemkab Bangka Tengah Bersama Polres Gelar Pasukan Operasi Lilin Menumbing

KOBA – Kapolres Bangka Tengah didampingi Bupati Bangka Tengah (Bateng) memimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Terpusat Llilin Menumbing 2023 dalam rangka pengamanan Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Gelar pasukan ini bertempat di halaman Kantor Bupati Bangka Tengah, Kamis (21/12/2023).

Kegiatan Apel Gelar Pasukan ini diikuti oleh jajaran Forkopimda Bateng, personel gabungan Polres Bateng, TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bateng, Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) Bateng, PSC 119 Dinkes Bateng, Diperkimhub Bateng, PLN, Kamtibnas, dan para aparat pemerintah daerah yang lainnya.

Saat ditemui seusai kegiatan apel, Algafry Rahman selaku Bupati Bangka Tengah mengatakan bahwa apel gelar pasukan ini merupakan bentuk pengecekan kesiapan personel maupun sarana prasarana menjelang pengamanan Nataru. Algafry berharap pengamanan dapat terselenggara secara optimal dan sinergis sehingga perayaan Nataru dapat berjalan dengan kondusif.

"Alhamdulillah, hari ini kita sudah menggelar apel untuk persiapan Natal dan Tahun Baru 2024. Ini merupakan pengamanan yang sifatnya menyeluruh, di mana kita tidak terpaku pada 1 lokasi atau 1 komponen, tapi menyeluruh untuk masyarakat," ucapnya.

Disampaikan Algafry bahwa secara umum pengamanan ini perlu dilakukan oleh seluruh masyarakat.

"Tingkat kerawanan sudah dipetakan oleh Polres Bangka Tengah, terutama pada malam tahun baru, di mana laju lalu lintas akan padat. Selain itu kemungkinan keributan antara kelompok tertentu juga bisa terjadi. Maka sebelum pelaksanaan, kita sudah menghimbau masyarakat agar ketika melaksanakan kegiatan apapun pada hari Natal dan tahun baru, perlu bersama sama menjaga ketertiban dan keamanan," terangnya.

Dirinya juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan kegiatan yang merugikan banyak orang, apalagi mengakibatkan keonaran.

"Jadi apapun bentuk kegiatannya harus melalui persetujuan bersama melalui tingkat paling rendah yakni RT, Lurah/Kades, Camat, Kapolsek, sampai dengan Kapolres juga harus tahu, agar bisa ditertibkan dan diamankan, sekali lagi ini perlu keterlibatan semuanya," jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Bangka Tengah, AKBP Dwi Budi Murtiono mengatakan pihaknya melibatkan kurang lebih 80 personel dalam pengaman Nataru.

"Sesuai dengan arahan petunjuk dari Polda dan menyesuaikan dengan anggaran, kita menyiapkan 60 personel dan dibantu 20 personel dari Polda. Selain itu kita juga mengundang secara sukarela peduli kamtibnas lainnya untuk bergabung bersama kita dalam perayaan Natal dan tahun baru," jelasnya.

Disampaikannya dalam melakukan pengamanan pihaknya juga melibatkan ormas-ormas dalam pengamanan di setiap kegiatan baik perayaan Natal maupun malam pergantian tahun.

"Sinergi dan keamanan menjadi tanggung jawab bersama dan seperti yang disampaikan pak Bupati bahwa kita sudah memetakan daerah rawan sehingga harus menyiapkan segala sesuatunya. Harapannya, masyarakat bisa dengan baik dan tenang merayakan Natal dan tahun baru," jelasnya.

 

Penulis: Redoh Soniman

Editor: Asti Pradiajayanti

Fotografer: Onik R Bana