Home Berita Terkini Kemarau Panjang Picu Kebakaran, Pemkab Bangka Tengah Gelar Salat Istisqa

Kemarau Panjang Picu Kebakaran, Pemkab Bangka Tengah Gelar Salat Istisqa

549
1
SHARE
Kemarau Panjang Picu Kebakaran, Pemkab Bangka Tengah Gelar Salat Istisqa

KOBA – Tingginya angka kebakaran yang terjadi di Kabupaten Bangka Tengah akibat kemarau panjang mendorong Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk melakukan ikhtiar dengan melaksanakan Salat Istisqa, Rabu (2/9/2026). Salat meminta hujan tersebut digelar di halaman Kantor Bupati Bangka Tengah dan diikuti oleh jajaran pemerintah daerah serta sejumlah masyarakat.

Salat Istisqa dipimpin oleh Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Kabupaten Bangka Tengah, Abdullah Adari, yang bertindak sebagai imam. Sementara itu, khotbah disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bangka Tengah, Jamaludin. Pelaksanaan salat berlangsung dengan penuh khidmat sebagai bentuk doa dan pengharapan agar kemarau panjang segera berakhir.

Pelaksanaan Salat Istisqa ini dilakukan di tengah kondisi cuaca yang masih kering dan minim curah hujan. Kondisi tersebut turut meningkatkan risiko terjadinya kebakaran, baik kebakaran lahan maupun kawasan lainnya. Pemerintah daerah berharap hujan segera turun sehingga dapat membantu mengatasi kekeringan sekaligus mengurangi potensi terjadinya kebakaran.

Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, yang turut mengikuti pelaksanaan Salat Istisqa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk ikhtiar yang dilakukan pemerintah bersama masyarakat untuk memohon pertolongan Allah Swt. agar segera menurunkan hujan.

“Salat Istisqa ini kita lakukan sebagai salah satu ikhtiar. Semoga Allah Swt. segera menurunkan hujan yang membawa berkah bagi masyarakat Bangka Tengah. Ini adalah sebuah usaha yang kita lakukan, selain tentunya kita tetap berupaya menghadapi kondisi kemarau yang terjadi,” ujar Bupati Bangka Tengah.

Menurutnya, kondisi kemarau panjang yang terjadi saat ini perlu disikapi secara bersama-sama. Selain memanjatkan doa, pemerintah dan masyarakat juga diharapkan tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, khususnya dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu munculnya api di tengah kondisi cuaca yang kering.

Pemkab Bangka Tengah berharap pelaksanaan Salat Istisqa menjadi momentum untuk meningkatkan kepedulian dan kebersamaan masyarakat dalam menghadapi dampak kemarau. Pemerintah juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus berdoa dan berikhtiar serta menjaga lingkungan agar potensi kebakaran dapat diminimalkan hingga hujan kembali turun.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Ristin

Editor: Asti Pradiajayanti

Fotografer: Onie R. Bana