Home Berita Instansi dan Kementerian Kolaborasi Lawan Stunting, OJK Babel dan Pemkab Bangka Tengah Bantu 110 Keluarga Nelayan

Kolaborasi Lawan Stunting, OJK Babel dan Pemkab Bangka Tengah Bantu 110 Keluarga Nelayan

293
0
SHARE
Kolaborasi Lawan Stunting, OJK Babel dan Pemkab Bangka Tengah Bantu 110 Keluarga Nelayan

KOBA – Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menghadiri kegiatan penyerahan bantuan Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) dari Orang Tua Asuh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yang digelar di Gedung Kesenian dan Olahraga Desa Kurau Timur, Kecamatan Koba, Rabu (17/06/2026).

Dalam kegiatan tersebut, OJK Babel menyalurkan 110 paket sembako kepada keluarga nelayan kurang mampu yang masuk dalam data Keluarga Risiko Stunting (KRS) di Kabupaten Bangka Tengah. Selain penyerahan bantuan, OJK Babel juga memberikan sosialisasi literasi keuangan kepada para nelayan dan keluarga penerima manfaat sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan ekonomi keluarga.

Mewakili Bupati Bangka Tengah, Efrianda menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Program GENTING sebagai bagian dari percepatan penurunan angka stunting di Bangka Tengah.

"Atas nama Pemkab Bangka Tengah, saya menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung serta seluruh mitra yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan Program GENTING. Bantuan ini bukan hanya memiliki nilai materi, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong untuk mewujudkan generasi Bangka Tengah yang sehat, cerdas, dan berkualitas," ucap Efrianda.

Ia menegaskan bahwa stunting masih menjadi tantangan pembangunan sumber daya manusia yang harus ditangani secara bersama-sama.

“Upaya pencegahan stunting tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan gizi, tetapi juga menyangkut sanitasi, lingkungan tempat tinggal, pola pengasuhan, hingga kemampuan keluarga dalam mengelola ekonomi rumah tangga,” jelas Efrianda.

Efrianda menyampaikan bahwa edukasi literasi keuangan yang diberikan kepada masyarakat nelayan memiliki peran penting dalam mendukung kesejahteraan keluarga.

“Dengan pemahaman yang baik mengenai pengelolaan keuangan, perencanaan pengeluaran, kebiasaan menabung, dan pemanfaatan layanan keuangan yang aman serta legal, keluarga diharapkan mampu memenuhi kebutuhan dasar anak, khususnya pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan,” imbuhnya.

Lebih lanjut, Efrianda mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 1.023 keluarga risiko stunting yang menjadi target sasaran Program GENTING di Kabupaten Bangka Tengah. Ia berharap sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga sosial, dan seluruh pemangku kepentingan dapat terus diperkuat agar semakin banyak keluarga yang merasakan manfaat program tersebut.

Sementara itu, Kepala OJK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyampaikan bahwa kehadiran OJK melalui program ini merupakan bentuk komitmen dalam mendorong kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya para nelayan.

Ia mengatakan kehidupan nelayan sangat bergantung pada kondisi alam dan musim yang menyebabkan pendapatan sering kali berfluktuasi.

"Literasi keuangan bukan hanya teori perbankan. Bagi masyarakat nelayan, literasi keuangan adalah bagaimana mengelola hasil tangkapan laut agar cukup untuk kebutuhan hari ini dan masa depan. Saat rezeki melimpah, sisihkan sebagian untuk ditabung, pisahkan keuangan usaha dan rumah tangga, serta manfaatkan lembaga keuangan yang resmi dan legal," ujarnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghindari pinjaman online ilegal yang berpotensi merugikan masyarakat karena tidak berada di bawah pengawasan OJK.

"Kami mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan keuangan yang resmi dan berizin. Jauhi pinjaman online ilegal karena risikonya sangat besar. OJK akan terus berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memberikan edukasi keuangan hingga ke pelosok, termasuk kepada masyarakat nelayan," tambahnya.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan Santunan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan sebesar Rp156 juta kepada Agustini, ahli waris aparatur Desa Pasir Garam, Kecamatan Simpang Katis.

Wabup bersama Kepala Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala OJK Babel, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pangkalpinang, Kepala Bank Sumsel Babel Syariah Pangkalpinang, serta Kepala DPPKBPPPA Kabupaten Bangka Tengah meninjau langsung kediaman keluarga risiko stunting di Desa Kurau Timur.

Rombongan menyerahkan bantuan sembako Program GENTING secara langsung kepada keluarga penerima manfaat sekaligus melihat kondisi kehidupan masyarakat pesisir yang menjadi sasaran program.

Salah satu penerima bantuan, Lisa (30), mengaku bersyukur atas perhatian yang diberikan pemerintah dan para pemangku kepentingan. Ibu tiga anak yang suaminya bekerja sebagai nelayan itu menilai bantuan tersebut sangat membantu kebutuhan keluarganya.

"Sangat membantu dan sangat baik pokoknya. Inilah yang kami tunggu. Semoga program ini terus berjalan lancar, tetap memantau dan membantu anak-anak yang berisiko stunting, serta ke depannya menjadi lebih baik lagi," ungkapnya.*

 

Penulis: Deanty N

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Prayogi J