Home Berita Terkini KPK Gelar Video Conference RAKOR Pencegahan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kepulauan Bangka Belitung

KPK Gelar Video Conference RAKOR Pencegahan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kepulauan Bangka Belitung

1,021
0
SHARE
KPK Gelar Video Conference RAKOR Pencegahan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kepulauan Bangka Belitung

Koba - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah mengikuti Video Conference (Virtual ) dalam rangka Rapat Koordinasi Pencegahan Korupsi Terintegrasi Wilayah Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 yang diselenggarakan oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), di Ruang Rapat Bupati Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (18/02/2021).

Pelaksanaan rapat koordinasi (rakor) ini diselenggarakan secara virtual yang dipimpin langsung oleh Kepala Korwil V Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia untuk tindak lanjut Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung periode 2021.

Narasumber yang ikut hadir rakor  yaitu Perwakilan dari KPK, Wakil Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Drs.Abdul Fatah, dan seluruh walikota, bupati beserta wakil bupati di jajaran kotamadya/kabupaten di wilayah Bangka Belitung.

Rapat koordinasi diawali dengan paparan evaluasi terhadap pelaksanaan program Covid-19 yang terintegrasi tahun 2020 oleh perwakilan dari KPK selaku pemangku wilayah Babel tahun 2020 dan paparan untuk rencana pelaksanaan program oleh perwakilan KPK selaku pemangku wilayah babel tahun 2021.

Dony selaku pemangku wilayah Babel tahun 2020 mengevaluasi pencapaian MCP (Monitoring Control for Prevention) progres keberhasilan di pemerintah provinsi, kota dan kabupaten di Bangka Belitung, salah satunya Kabupaten Bangka Tengah dengan progres 83 persen, peringkat ke-82 nasional, dan peringkat 1 di Provinsi Bangka Belitung.

"Bangka Tengah di dalam program pencapaian MCP (Monitoring Control for Prevention) ini menduduki peringkat pertama di Kepulauan Bangka Belitung dengan nilai total 82,52%, dan di masa kepemimpinan Bupati Bangka Tengah, Alm. Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM., dengan  Wakil Bupati Bangka Tengah Yuliyanto Satin, SE. MM., memang sudah berkomitmen dengan kami beserta jajaran yang ada di Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk mengawal MCP ini dengan baik,” ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Bangka Tengah Drs.Sugianto ,M.Si.  

Ia  berharap bimbingan untuk penertiban aset pemerintah yang menjadi fokus BPN di 2025 semua tanah harus sertifikasi dan masukannya untuk peningkatan PAD di Kabupaten Bangka Tengah.

Yudhiawan Wibisono selaku Kasatgas Pemangku Wilayah Babel tahun 2021, melakukan paparan terkait 8 fokus area di Bangka Belitung yaitu perencanaan dan penganggaran APBD, Pengadaan Barang dan Jasa, Perizinan Terpadu Satu Pintu, Kapabilitas APIP, Manajemen ASN, Optimalisasi Pendapatan Daerah serta Manajemen Aset Daerah Tata Kelola Dana Desa.

“Pencapaian di Bangka Belitung dibanding wilayah saya sebelumnya jauh lebih baik. Pencapaian MCP adalah tugas pokok kepala, kita akan fokus ke capaian-capaian yang masih rendah nilainya di 2021. Selebihnya kami di 2021 akan banyak melakukan komunikasi di media-media sosial karena sedang pandemi, dan kita akan fokus ke pekerjaan yang tematik,” ujar Nana Mulyana fungsional utama KPK selaku Kasatgas Wilayah Bangka Belitung, Lampung, Sumatera Selatan menambahkan.

Peserta dari Bangka Tengah yang mengikuti Rakor yakni Sekretaris Daerah Bangka Tengah Drs. Sugianto, M.Si , Asisten III Bidang Administrasi Umum Hendar Kusumawati, SH., Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Ahmad Syarifullah Nizam, SE, M.AP, beserta perwakilan OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kebupaten Bangka Tengah.* (UMM/WEE/Foto: MRT)

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah