Home Daerah Kunjungan Kepala BKP, Panen Lele dan Tanam Perdana Bawang Merah dengan Pertanian Keluarga Desa Lubuk Besar

Kunjungan Kepala BKP, Panen Lele dan Tanam Perdana Bawang Merah dengan Pertanian Keluarga Desa Lubuk Besar

894
0
SHARE
Kunjungan Kepala BKP, Panen Lele dan Tanam Perdana Bawang Merah dengan Pertanian Keluarga Desa Lubuk Besar

Keterangan Gambar : Lubuk Besar – Kunjungan Kerja Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian RI ke Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) melakukan kegiatan panen Ikan Lele dan tanam perdana bawang merah bersama dengan Dinas Pangan Provinsi Babel, Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah dan Pertanian Keluarga (PK) Poktan Top Milenial di Desa Lubuk Besar, Selasa (20/10/2020).

Dalam kunjungannya, Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI, Dr. Ir. Agung Hendriadi, M.ENG., memotivasi PK agar meningkatkan inovasi.  Ia memotivasi petani di sana untuk mengubah metode budidaya bawang merah berkaca kepada petani di Nganjuk yang sukses memakai metode budidaya yang unik untuk menanam bawang merah yakni menggabungkan usaha tani bawang merah bersamaan dengan budidaya ikan lele.

Kendati PK Poktan Top Milenial telah menerapkan budidaya lele dan menanam bawang merah, namun masih di area yang terpisah. Lain halnya dengan petani di Nganjuk yang menggunakan metode BAMELE alias Bawang Merah dan Lele. Mereka membudidaya lele di sekeliling tanaman bawang merah untuk dijadikan kolam lele. Hasilnya luar biasa, petani bisa menikmati keuntungan ganda, sebab keuntungan tidak hanya dari hasil bawang merah, tapi juga dari panen lele.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kep. Babel, Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kep. Bangka Belitung, Kepala Dinas Pangan Bangka Tengah, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Bateng, Kepala Stasiun Klimatologi, Kepala Dinas Pertanian Bateng, Kepala Dinas Bappeda Bateng, Kepala Dinas Perikanan Bateng, Camat Namang, Camat Lubuk Besar, PPL, Tokoh Masyarakat Lubuk Besar dan para Anggota Tani Lubuk.