Home Berita Terkini Launching Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre For Prevention sekaligus Rakorwardanas Tahun 2021

Launching Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre For Prevention sekaligus Rakorwardanas Tahun 2021

200
0
SHARE
Launching Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre For Prevention sekaligus Rakorwardanas Tahun 2021

Koba - Bupati Bangka Tengah (Bateng) Algafry Rahman, S.T. mengikuti Launching Sinergitas Pengelolaan Bersama Monitoring Centre For Prevention (MCP) sekaligus Rapat Koordinasi Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Secara Nasional (Rakorwardanas) Tahun 2021 yang digelar secara virtual oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, disaksikan dari Ruang Rapat Bupati Pemkab Bateng, Selasa (31/08/2021).

Soft launching ini digelar dalam rangka pemantapan pelaksanaan pengawasan penyelenggaraan Pemerintahan Daerah oleh Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, hal ini dilakukan sebagai salah satu instrumen dalam pemberantasan korupsi di daerah.

Jenderal Polisi Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., selaku Menteri Dalam Negeri RI mengatakan bahwa acara ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2017 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.

"Pengelolaan Bersama MCP ini bertujuan untuk mendorong pemerintah daerah dapat melakukan transformasi nilai dan praktik pemerintahan daerah, sehingga terciptanya tata kelola pemerintahan daerah yang baik," jelasnya.

Tito Karnavian berharap melalui pelaksanaan kegiatan ini terbangunnya komitmen pemerintah daerah dalam melakukan aksi pencegahan korupsi yang dilaporkan melalui Monitoring Centre For Prevention (MCP) ini. Disebut Tito, tujuan akhirnya adalah meningkatnya komitmen kepala daerah terhadap peran dan fungsi aktif dalam melakukan penyelenggaraan dalam daerah dan terbangunnya kesamaan persepsi terhadap kebijakan yang sudah ditetapkan pemerintah dalam pengelolaan keuangan daerah pada pandemi Covid-19 ini.

Komjen. Pol. Drs. Firli Bahuri, M.Si. selaku Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi mengatakan bahwa momentum ini menjadi salah satu cara melepaskan anak bangsa dari perang korupsi. Disebutnya, telah dipahami bersama bahwa KPK diberikan mandat untuk melakukan pemberantasan korupsi dengan segala cara, mulai dari pencegahan, agar kita semua terhindar dari korupsi.

"Dalam hal ini KPK juga melakukan supervisi atas pelaksanaan pemberantasan korupsi yang dilaksanakan oleh Kepolisian Republik Indonesia dan Kejaksaan. KPK juga melakukan penindakan penyelidikan-penyelidikan dan penuntutan terhadap kasus-kasus  korupsi," tegasnya.

Acara ditutup dengan pengumuman 10 provinsi yang ada di seluruh Indonesia sebagai penerima penghargaan secara virtual atas penyelesaian tindak lanjut hasil pengawasan Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri secara tepat waktu.

Zoom meeting ini didampingi oleh Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Asisten III Bidang Administrasi Umum, perwakilan BPKAD Bangka Tengah dan perwakilan Inspektorat Daerah Bangka Tengah.* (QRY/APJ/Foto:YHP)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah