Home Berita Terkini Menanggapi Akan Dibangunnya Sekolah Sekuntum Melati, Erfian Ajak Kades dan OPD Bekerja Maksimal

Menanggapi Akan Dibangunnya Sekolah Sekuntum Melati, Erfian Ajak Kades dan OPD Bekerja Maksimal

1,348
0
SHARE
Menanggapi Akan Dibangunnya Sekolah Sekuntum Melati, Erfian Ajak Kades dan OPD Bekerja Maksimal

Pangkalpinang - Wakil Bupati Bangka Tengah, Herry Erfian, S.T., hadir dalam Rapat Evaluasi dan Perencanaan pendirian Sekolah Untuk Perempuan Jadi Mandiri dan Terlatih (Sekuntum Melati) milik Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Giat ini digelar oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Administrasi Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) di Ruang Tanjung Pendam, Kantor Gubernur Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Jumat (28/05/2021).

Sekolah ini telah mewisudakan 150 orang di tahun 2020 dan Kabupaten Bangka Tengah direncanakan menjadi salah satu  lokus tahun 2021. Rencananya, Sekuntum Melati akan dilaksanakan di Desa Tanjung Gunung, Kecamatan Pangkalan Baru, Kabupaten Bangka Tengah juga di Desa Pangkal Beras, Kecamatan Kelapa, Kabupaten Bangka Barat.

Wakil Bupati Bangka Tengah dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan antusiasnya kepada Gubernur Kepulauan Bangka Belitung beserta Melati Erzaldi terkait program Sekuntum Melati ini.

"Alhamdulillah Kabupaten Bangka Tengah Desa Tanjung Gunung dipilih untuk mendirikan sekolah ini. Tentunya program ini menjadi perhatian khusus bagi Kabupaten Bangka Tengah. Saya harapkan para kepala desa dan kepala OPD terkait harus tetap semangat dan bekerja maksimal agar program ini dapat berjalan dengan lancer," ujar Herry Erfian.

Disebutkan Erfian, perempuan Bangka Tengah memang harus diberdayakan, tidak hanya dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga namun juga dalam pembentukan karakter. Hal ini dimaksudkan untuk membentuk karakter yang baik untuk memunculkan generasi-generasi yang unggul di masa depan.

"Kami kira Tanjung Gunung adalah tempat yang tepat karena selain memiliki potensi wisata alam, juga merupakan salah satu tempat yang menjadi tolok ukur KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) untuk Bangka Belitung dan khususnya Kabupaten Bangka Tengah," tutupnya.

Sekuntum Melati merupakan sekolah informal pertama yang digagas oleh Melati Erzaldi Rosman, S.E., yang berfokus pada pemberdayaan perempuan. Sekolah ini pertama diluncurkan pada 24 Februari 2020 dan bertujuan untuk menciptakan perempuan yang tangguh dan mandiri dengan pilot project di 2 desa yakni Desa Rukam Kabupaten Bangka dan Desa Jelutung 2 di Kabupaten Bangka Selatan. Melati berharap inovasi ini dapat memotivasi desa lain yang ada di kabupaten lain untuk memberdayakan perempuan.

"Harapan kami bukan hanya ibu-ibu yang kita berdayakan tapi semua perempuan. Setelah dilaksanakan dengan jumlah awal sekitar 208 orang, sekarang manjadi 150 orang dari 2 desa tersebut. Di tahun 2020 kami mengambil momen Hari Ibu bulan Desember dan dari giat itu kami sudah mewisuda 150 orang," ucap Melati.

"Perempuan Berdaya Indonesia Maju, bahwa perempuan menjadi komponen penting bangsa ini untuk maju. Hari ini kita bersama berkolaborasi dan berkelanjutan dengan adanya berbagai pihak dari akademisi, pemerintah kabupaten dan OPD yang terkait karena kami tidak bisa bergerak sendiri tanpa adanya kerjasama dan support dari semua pihak,” tambahnya.  

Hadir dalam rapat ini perwakilan Bangka Barat, Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asisten 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Kepulauan Babel, para Kepala Biro, para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Babel, Camat Pangkalan Baru, Camat Kelapa, Camat Mendo Barat, Rektor Institut Sains dan Bisnis Atma Luhur Pangkalpinang, Dekan Fakultas Ekonomi UBB, Camat Simpang Rimba, para Kepala Desa, perwakilan Kepala Sekolah Sekuntum Melati, Pusat Studi Gender dan Anak UBB, juga Pusat Studi Gender dan Anak IAIN.

(MRT/APJ/foto :PYJ)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah