PANGKALPINANG – Sejumlah satuan pendidikan di Kabupaten Bangka Tengah menerima bantuan Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun 2026 yang diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Republik Indonesia, Abdul Mu'ti, di halaman SMP Negeri 9 Kota Pangkalpinang, Kamis (02/07/2026).
Satuan pendidikan yang menerima bantuan revitalisasi Tahun 2026 di Kabupaten Bangka Tengah tersebut meliputi TK Kosgoro, TK Kemuning Simpang Perlang, SD Negeri 14 Sungaiselan, SD Negeri 16 Sungaiselan, SD Negeri 21 Sungaiselan, SMA Negeri 1 Sungaiselan, SMA Negeri 1 Namang, SMK Negeri 1 Pangkalanbaru, dan SMK Negeri 1 Koba.
Penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman. Selain Bangka Tengah, bantuan revitalisasi juga diserahkan kepada satuan pendidikan di Kota Pangkalpinang, sehingga total terdapat 19 sekolah penerima bantuan untuk kedua daerah tersebut.
Abdul Mu'ti menegaskan bahwa program revitalisasi sekolah merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia sesuai dengan visi pembangunan nasional.
"Program ini merupakan komitmen Bapak Presiden dalam rangka melaksanakan Asta Cita yang keempat sekaligus tugas kepada kami untuk mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua," tutur Abdul Mu'ti.
Ia menjelaskan, pada tahun 2026 pemerintah menargetkan revitalisasi sebanyak 71.744 satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Sementara itu, untuk Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, alokasi sementara mencakup 58 satuan pendidikan dengan nilai bantuan mencapai sekitar Rp50,45 miliar.
Khusus Kabupaten Bangka Tengah, Abdul Mu'ti menyampaikan terdapat tujuh satuan pendidikan yang menerima bantuan revitalisasi tahun 2026 dengan total anggaran sementara sebesar Rp6,9 miliar. Ia menambahkan, angka tersebut masih berpotensi bertambah setelah adanya tambahan alokasi anggaran nasional.
"Untuk Bangka Tengah ada tujuh satuan pendidikan dengan nilai sementara Rp6,9 miliar. Ini masih sementara karena kemungkinan besar masih ada penambahan dari alokasi anggaran tambahan untuk revitalisasi sekolah di seluruh Indonesia," ungkapnya.
Lebih lanjut, Abdul Mu'ti menerangkan bahwa prioritas revitalisasi tahun ini diberikan kepada sekolah yang terdampak bencana alam, berada di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta sekolah dengan tingkat kerusakan berat. Ia juga menyebutkan, cakupan revitalisasi tahun 2026 lebih luas dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Menteri Kemendikdasmen mengatakan, selain rehabilitasi ruang belajar, bantuan kini dapat digunakan untuk pembangunan pagar sekolah, sumur, tempat ibadah, hingga berbagai sarana pendukung pembelajaran lainnya sehingga revitalisasi dapat dilakukan secara lebih menyeluruh.
Sementara itu, Bupati Algafry Rahman menyambut baik bantuan revitalisasi tersebut. Ia mengungkapkan rasa syukur atas perhatian pemerintah pusat terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Bangka Tengah.
“Pemkab Bangka Tengah terus mengusulkan revitalisasi bagi sekolah-sekolah yang membutuhkan. Hingga saat ini, usulan yang diajukan meliputi 24 SD, 15 SMP, dan 13 PAUD,” jelasnya.
Ia mengatakan sebagian usulan telah memperoleh alokasi bantuan untuk tahun 2026 dan masih membuka peluang penambahan pada anggaran perubahan.
"Kami terus memperjuangkan agar lebih banyak sekolah di Bangka Tengah mendapatkan bantuan revitalisasi. Mudah-mudahan pada anggaran perubahan nanti ada tambahan lagi sehingga sekolah-sekolah yang masih membutuhkan dapat segera diperbaiki," ucap Algafry.
Selain penyerahan bantuan revitalisasi tahun 2026, kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan peresmian secara simbolis hasil revitalisasi satuan pendidikan tahun 2025 di Bangka Tengah dan Kota Pangkalpinang melalui penandatanganan prasasti oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah.
Untuk Kabupaten Bangka Tengah, sekolah yang diresmikan secara simbolis meliputi SD Negeri 8 Sungaiselan, SMAN 1 Pangkalanbaru, dan SLB Negeri Koba. Secara keseluruhan, terdapat 11 satuan pendidikan di Bangka Tengah yang telah menyelesaikan revitalisasi pada tahun 2025.
Kepala SD Negeri 8 Sungaiselan, Sotriadi, yang menerima langsung penandatanganan prasasti dari Menteri, menyampaikan apresiasi atas program revitalisasi tersebut. Ia mengatakan, bantuan tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas sarana pendidikan di sekolah.
"Alhamdulillah, hari ini merupakan penyerahan revitalisasi tahun 2025 yang telah selesai kami laksanakan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah atas program yang sangat bermanfaat bagi sekolah kami," kata Sotriadi.
Sotriadi menjelaskan, SD Negeri 8 Sungaiselan menerima bantuan sebesar Rp383 juta yang dimanfaatkan untuk pembangunan dua unit toilet dengan total 10 bilik serta rehabilitasi ruang UKS. Ia berharap program revitalisasi terus berlanjut karena masih banyak sekolah yang membutuhkan peningkatan sarana dan prasarana, baik fisik maupun nonfisik.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Deanty N
Editor: Kumala Sari Dewi
Fotografer: Prayogi J











LEAVE A REPLY