Home Berita Instansi dan Kementerian Menuju Penerapan SIPD 2023, Ini Langkah Preventif Pemkab Bangka Tengah

Menuju Penerapan SIPD 2023, Ini Langkah Preventif Pemkab Bangka Tengah

1,670
0
SHARE
Menuju Penerapan SIPD 2023, Ini Langkah Preventif Pemkab Bangka Tengah

BANDUNG – Sebagai upaya untuk meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia pengelola keuangan daerah di Kabupaten Bangka Tengah, digelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penatausahaan, Akuntansi dan Pelaporan oleh Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah bertempat di Best Western Premier La Grande Hotel, Rabu (19/10/2022).

Bimtek berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh pengelola keuangan SKPD/UPTD/Kecamatan dan Puskesmas se Kabupaten Bangka Tengah.

"Guna mengelola keuangan daerah secara maksimal diperlukan manajemen yang baik dalam pengelolaan keuangan daerah dan kompetensi para petugas pengelola keuangannya," kata Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman saat membuka kegiatan di hadapan para peserta bimtek yang hadir.

Salah satu upaya yang dilakukan Pemkab Bangka Tengah kali ini, menurutnya, dalam meningkatkan dan memperbaharui wawasan serta keterampilan peserta bimtek sehingga akan membentuk profil petugas penatausahaan dan perbendaharaan keuangan daerah yang professional.

Algafry mengapresiasi langkah BPKAD memfasilitasi bimtek kali ini. Ia pun menitipkan pesan kepada peserta bimtek untuk dapat mengikuti kegiatan ini dengan sebaik-baiknya.

"Tetap semangat dan fokus untuk belajar mengikuti bimtek ini buat Bapak/Ibu semuanya," tutup bang Ayi sapaan akrabnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala BPKAD Bangka Tengah, Cherlini, saat dijumpai, menuturkan, bimtek ini terkait penerapan aplikasi SIPD (Sistem Informasi Pembangunan Daerah) dari Kemendagri.

"Hal ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPD)," terangnya.

Ia menambahkan, SIPD merupakan aplikasi oleh Kemendagri yang akan digunakan secara nasional, terdiri atas penganggaran, penatausahaan dan pelaporan.

"Di Bateng untuk penganggaran kita sudah mulai menggunakan aplikasi ini dari tahun 2021. Namun, untuk penatausahaan dan pelaporan memang kita belum dan masih dalam proses perekaman," jelas Cherlini.

Mengacu pada arahan Kemendagri pada penerapannya, Ia mengungkapkan, bahwa aplikasi SIPD ini sudah harus diterapkan secara utuh dan menyeluruh mulai dari penganggaran, penatausahaan sampai dengan pelaporan di tahun 2023 mendatang.

"Hari ini, kita bersama-sama para bendahara dan PPK-SKPD (Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah) belajar aplikasinya dari pembuat aplikasinya langsung yaitu Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang ditunjuk oleh Pemerintah Pusat," ungkapnya menanggapi Permendagri terkait hal aplikasi SIPD tersebut.

Baginya, banyak hal dalam penerapan SIPD secara menyeluruh yang belum dipahami dan perlu dipersiapkan. Dan melalui bimtek ini, sebagai salah satu langkah pembekalan dan pengetahuan sehingga Pemkab Bangka Tengah sudah bisa menerapkan aplikasi SIPD secara menyeluruh tahun 2023 sesuai arahan dari Kemendagri.

Menghadirkan nasarumber dari BPKAD Provinsi Jawa Barat yakni Erviana Ayu Faridah dan Firman Anggriawan selaku TIM IT SIPD Pemprov Jawa Barat.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Karina Ningsih

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Karina Ningsih