Home Berita Instansi dan Kementerian Pangan Lokal Goes to SDN 4 Pangkalanbaru, Eva Algafry: Langkah Strategis Bangun Kesadaran Sejak Dini

Pangan Lokal Goes to SDN 4 Pangkalanbaru, Eva Algafry: Langkah Strategis Bangun Kesadaran Sejak Dini

327
0
SHARE
Pangan Lokal Goes to SDN 4 Pangkalanbaru, Eva Algafry: Langkah Strategis Bangun Kesadaran Sejak Dini

PANGKALANBARU – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry, menghadiri kegiatan Pangan Lokal Goes to School yang diselenggarakan di SDN 4 Pangkalanbaru, Selasa (16/09/2025).

Kedatangan Ketua TP PKK Bangka Tengah disambut dengan berbagai penampilan siswa SDN 4 Pangkalanbaru, mulai dari karate, taekwondo, pencak silat, senam, hingga angklung.

Eva memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilainya sangat penting dan strategis dalam rangka edukasi pangan lokal bagi siswa sekolah dasar.

“Saya sangat menyambut baik dan mendukung sepenuhnya kegiatan Pangan Lokal Goes to School yang diinisiasi oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Bangka Belitung, apalagi lokusnya ditetapkan di SDN 4 Pangkalanbaru. Ini tentu menjadi sumber informasi, edukasi, dan sosialisasi yang sangat baik untuk anak-anak kita,” tutur Eva.

Eva menekankan pentingnya pemenuhan gizi anak melalui konsumsi pangan yang beragam dan seimbang sesuai prinsip B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang, dan Aman).

“Dalam masa pertumbuhan, anak-anak memerlukan makanan yang tidak hanya bergizi, tetapi juga beragam. Melalui kegiatan ini, mereka bisa mengenal bahwa pangan lokal memiliki kandungan gizi yang sangat baik dan tak kalah dari pangan impor. Bahkan, kandungan gizinya bisa berbeda tergantung dari jenis, tempat tumbuh, hingga kondisi tanahnya,” jelasnya.

Ia berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi agenda tahunan sebagai bagian dari program peningkatan diversifikasi dan ketahanan pangan di tingkat provinsi maupun kabupaten.

“Edukasi seperti ini merupakan langkah penting untuk membangun kesadaran dan mengubah pola konsumsi masyarakat, khususnya generasi muda, agar lebih mencintai dan mengonsumsi pangan lokal yang sehat dan bergizi,” ucap Eva.

Sementara itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Erwin Krisnawinata, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 81 Tahun 2024 tentang Percepatan Penganekaragaman Pangan Berbasis Potensi Sumber Daya Lokal.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin memperkenalkan pangan lokal sejak dini, terutama kepada anak-anak pelajar. Anak-anak perlu tahu bahwa tidak hanya nasi atau beras yang bisa menjadi sumber karbohidrat, tetapi juga pangan lokal seperti singkong, jagung, ubi jalar, pisang, dan lainnya,” ujar Erwin.

Ia menambahkan, SDN 4 Pangkalanbaru dipilih sebagai lokus kegiatan karena letaknya strategis dan representatif untuk pelaksanaan sosialisasi di tingkat sekolah dasar.

“Kami menunjuk beberapa lokasi di setiap kabupaten dengan tingkatan sekolah yang berbeda. Untuk Bangka Tengah kami pilih SDN 4 karena jangkauannya cukup dekat serta bisa menjadi contoh pengenalan pangan lokal tingkat siswa SD,” ungkapnya.

Erwin juga mengingatkan para orang tua bahwa pemenuhan gizi anak tidak selalu harus mahal.

“Yang penting orang tua memahami kecukupan gizi. Salah satu caranya adalah mengenalkan anak-anak pada makanan dari pangan lokal yang beragam, sehat, dan lebih terjangkau,” pesannya.

Kegiatan Pangan Lokal Goes to School di SDN 4 Pangkalanbaru ini dikemas dengan metode yang menyenangkan dan edukatif. Narasumber, Destri Susilawani dari Kampung Dongeng, berhasil mencuri perhatian siswa dengan penyampaian materi yang interaktif dan kreatif.

Anak-anak tidak hanya belajar mengenal jenis pangan lokal, tetapi juga berinteraksi langsung dengan bahan olahan pangan lokal seperti beras aruk dari singkong, tepung ubi jalar, tepung mokaf dari singkong, dan tepung lengkir dari ubi lengkir. Mereka juga diajak mencicipi bahan-bahan tersebut serta bermain mencocokkan potongan pangan lokal dengan boneka edukatif.

Dengan pendekatan yang menyenangkan ini, siswa diharapkan lebih mudah memahami pentingnya konsumsi pangan lokal sekaligus menumbuhkan kebanggaan terhadap produk pangan daerah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris DPKP Bangka Tengah, Kabid PAUDNI Dindik Bangka Tengah, Sekretaris Camat Pangkalanbaru, Kepala Desa Padang Baru, dan Kepala SDN 4 Pangkalanbaru.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

 

Penulis: Deanty N

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Deanty N