Koba - Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman, ST., secara simbolis meletakkan batu pertama pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di Majelis Taklim Baitul Mukmin, Jalan Jongkong Kelurahan Simpang Perlang, Kecamatan Koba, Jumat (12/03/2021).
Algafry menyambut baik adanya pembangunan TPA ini seraya memotivasi pengurus Majelis Taklim Baitul Mukminin untuk tetap optimis dalam membesarkan ajaran agama Islam.
"Yang pertama kita fokuskan adalah niat, bahwa rencana ini Allah ridhoi, soal pahala, penghargaan, semua itu ranah Allah, bukan urusan kita," ujar Algafry ketika mengetahui pembanguan TPA ini atas inisiatif wali santri dan warga sekitar.
Lebih lanjut Algafry juga menyinggung perlunya diciptakan kerukunan antara warga masyarakat, tanpa memandang agama, suku, ras dan golongan. Hal ini disebutnya akan mendukung suksesnya Majelis Taklim berkontribusi mendidik dan membangun mental spiritual generasi muda di Bangka Tengah, Simpang Perlang khususnya.
“Atas nama pemerintah daerah dan atas nama pribadi, saya mengucapkan terima kasih kepada pengurus Majelis Taklim. Kalau ada masalah, mari diskusikan dengan orang-orang yang sesuai sehingga ada solusinya. Jangan akhirnya menggunjing tanpa solusi. Kemajemukan dan perbedaan suku dan agama di sini, tidak apa-apa, kita bisa diskusikan apapun yang menjadi kendala,” imbuhnya.
Dalam sesi wawancara, Algafry sempat menyinggung komitmennya untuk menaikkan Alokasi Dana Desa (ADD) untuk desa-desa yang terbukti meningkatkan kualitas penduduknya, baik segi moral, agama dan pendidikan.
“Jangan lihat perbedaan agama atau suku di dalam masyarakat, perbedaan itu sunnatullah. Jika rukun dan damai suatu desa, semisalnya ada hafizd 5 juz saja, maka ADD-nya naik saya tanda tangan. Namun sebaliknya, jika di desa itu banyak pemabuknya, narkoba, maka ADD-nya saya turunkan,” tegas Algafry.
Sementara itu, Agus Sugiyono selaku Pimpinan Majelis Taklim Baitul Mukmin, menyatakan harapannya agar pembangunan TPA ini berjalan baik dan lancar.
“Semoga dengan kehadiran Pak Bupati Bangka Tengah di sini bisa menambah keberkahan pembangunan TPA ini. Pembangunan ini atas inisiatif wali santri, warga dan donatur yang memberikan beberapa bahan bangunan sehingga kami juga tergerak untuk memperbaiki tempat mengaji ini,” ucapnya.
Agus juga menyatakan pembangunan TPA diniatkan untuk membekali generasi muda dengan ilmu agama yang lebih baik.
“Mudah-mudahan dengan berkumpulnya kita semua di sini dapat membuka pintu berkah dari Allah SWT. Selain itu juga menjadi ladang pahala untuk akhirat dan bisa kaderisasi anak-anak akan ilmu Islam sehingga syi’ar tidak terputus,” tutup Agus.
Sebelum peletakan batu pertama, Algafry secara simbolis memotong nasi tumpeng untuk menandai dimulainya pembangunan. Turut hadir di acara tersebut, Danramil Koba, Lurah Simpang Perlang, Babinsa setempat serta warga dan wali santri sekitar yang akan melanjutkan dengan gotong royong.* (APJ/WEE/Foto:NZR)


Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah


.jpg)
.jpg)







LEAVE A REPLY