Pangkalan Baru - Bupati Bangka Tengah, Dr. Ir. H. Ibnu Saleh, MM., bersama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) dan Kelompok Tani Sejahtera Desa Benteng me-launching Produksi Laboratorium Mini MA-11 (Microba ALFAAFA) yang merupakan pengolahan pupuk organik berbasis Alfaafa, di Desa Benteng Kecamatan Pangkalan Baru Kabupaten Bangka Tengah, Kamis (16/01/2020).
Ibnu saleh secara langsung meresmikan laboratorium mini yang ditandai dengan pengguntingan pita, kemudian melihat keadaan ruangan laboratorium mini Kelompok Tani Sejahtera didampingi oleh perwakilan Kepala Dinas Pertanian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bateng, Sajidin, S.E,MM., Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bateng, Edi Romdhoni, S.P,MM., beserta Pengelola Laboratorium, Dewi Susanti.
Bupati Bateng dalam sambutannya mengharapkan agar dinas terkait dapat terus mengembangkan MA-11 sehingga dapat memberi manfaat yang besar bagi masyarakat. Ia juga mengharapkan agar MA-11 bisa diaplikasikan ke komoditi yang lain agar dapat menekan biaya produksi, meningkatkan produktivitas dan meningkatkan kualitas.
Laboratorium mini ini pada uji coba tahap pertama sudah memproduksi 600 liter MA-11 dan sudah lulus standar kementerian, didistribusikan ke kelompok tani melalui para penyuluh dan dari setiap hasil produksi 10% nya disisihkan untuk demplot dan di uji coba ke semua komoditi seperti cabe, bawang, sapi, lele, lada dan sayuran.
“Ini adalah langkah awal bagi Dinas Pertanian. Saya berharap tahun ini kita mulai bisa memproduksi sekitar 25.000 liter untuk konsumsi khusus di Bangka Tengah. Jika para petani berhasil kami (Pemkab-red) berbangga hati karena sudah menyejahterakan masyarakat,” ujarnya.
Pada kesempatan yang sama Kepala Dinas Perikanan, Taufik, SP., MM., dalam sambutannya juga menyambut baik penggunaan MA-11 ini karena bisa digunakan sebagai bioflok untuk pakan makanan ikan. Hal senada diungkapkan oleh Kepala Dinas Pangan Kabupaten Bangka Tengah, Edi Romdhoni, S.P,M.Si. Ia mengatakan bahwa mulai hari ini MA 11 sudah bisa didistribusikan, ada stok 300 kaleng untuk didistribusikan oleh penyuluh kepada petani.
MA-11 ini sendiri sudah lama diaplikasikan di Kabupaten Bateng dan sekarang membangun laboratorium mini MA-11 ini untuk memproduksi sendiri MA-11. Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah sudah sepakat bahwa Bangka Tengah menuju total organik dengan mengaplikasikan MA-11 ini.
Pembangunan laboratorium mini ini bersumber pada APBD Kabupaten Bangka Tengah Tahun 2019 melalui DPA Dinas Pertanian dengan melakukan kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bateng dengan Yayasan Anugerah Nusa Bangsa Indonesia (ANSA). Proses produksi MA-11 ini memakan waktu sekitar kurang lebih 1,5 bulan. FO dikirim langsung dari semarang , F1 nya diperbanyak di laboratorium mini kurang lebih 2 mingguan kemudian dari F1 ke F2 diperbanyak kurang lebih 1 bulan.
Hasil F2 yang biasa disebut MA-11 yang dibuat akan dikirim kembali ke ANSA untuk dicek kandungan bakteri unsur haranya sesuai standar dari Kementerian Pertanian, sesuai dengan Permentan Nomor 70/Permentan/SR.140/10/2011 tentang pupuk hayati. Setelah itu, baru disebarkan dan digunakan untuk petani.
Laboratorium mini ini dikelola oleh Kelompok Tani Sejahtera Desa Benteng yang diketuai oleh Khim Tjhan dan didampingi oleh penyuluh se-Kecamatan Pangkalan Baru. Laboratorium ini juga merupakan laboratorium ke-31 di seluruh Indonesia dan satu-satunya yang dibiayai dengan APBD.
Menurut Khim Tjhan, MA-11 ini sebelumnya didapatkan dari luar Bangka Tengah. Namun dengan adanya laboratorium mini di Bangka Tengah ini diharapkan bisa memenuhi kebutuhan petani di Bateng khususnya. MA-11 diaplikasikan tidak hanya ke tanaman saja namun bisa juga sebagai campuran pakan ikan sebagai bioflok. Acoi selaku pengguna MA-11, mengatakan dalam 1 hektar, dia bisa menghemat 5-7 jtaan.
Diakhir acara, pembagian MA 11 secara simbolis oleh Bupati Bangka Tengah kepada Kelompok Tani Sejahtera Benteng, Demplot Sayuran, Demplot Lada, Demplot Cabe, Demplot Jagung, Demplot Ayam Potong , Demplot Lele serta pembagian contoh tanaman Malada Sambung Lada kepada Gapoktan Jelutung Raya, Poktan Pandan Wangi Bukit Kijang, Gapoktan Saudara Bersama Desa Pedindang, Poktan Anugerah Hijau Desa Airmesu, Poktan Sinar Abadi Desa Tanjung Gunung, kemudian dilanjutkan dengan tebar benih ikan.
Turut hadir dalam acara ini Kepala Dinas Pertanian, Sajidin, S.E,MM., Kepala Dinas Pangan, Edi Romdhoni, S.P,MM., Kepala Dinas Perikanan, Taufik, SP,MM, Kepala Dinsos-PMD, Risaldi Adhari, S.Pi,M,M., Camat Pangkalan Baru, Samsul Komar,SE,M.AP., Camat Namang , Ema Febriyanti, S.STP, Kabag Humas, Riyandi, S.IP, anggota DPRD Bateng, Darma, Kades Benteng Tjhin Muk See, Kades Jelutung Syahril dan kelompok tani se-Kabupaten Bangka Tengah.* (RIN-WKN/WEE/Foto: AUD)

.png)

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah











LEAVE A REPLY