Home Berita Terkini Pemkab Bateng Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2019

Pemkab Bateng Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2019

154
0
SHARE
Pemkab Bateng Sosialisasi Pemilu Serentak Tahun 2019

KOBA - Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) melalui BPB-Kesbangpol mengadakan acara jalan santai serta sosialisasi Pemilu serentak pada pemilihan umum legislatif (Pileg) dan pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2019, bertempat di Pasar Modern Koba, Minggu (24/03/2019) pagi dengan menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bateng. Dihadiri oleh Bupati Bangka Tengah, Dr.Ir.H. Ibnu Saleh,M.M, Wakil Bupati Bateng, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bateng, Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bateng, Kapolsek Bateng, Kepala BPB-Kesbangpol berserta jajarannya, acara jalan santai dan sosialisasi ini juga dimeriahkan oleh artis ibukota Alam (Mbah Dukun) dan artis lokal lainnya.

Acara jalan santai ini diselenggarakan terkait sosialisasi Pemilu serentak pada pemilihan umum legislatif dan pemilihan presiden tahun 2019. Mengusung tema "Jangan Golput ! 17 April 2019", Bupati Bateng mengharapkan target kenaikan pemilih sebanyak 80% tercapai di tahun ini, mengingat pemilih pada Pemilu tahun sebelumnya sudah mencapai 70%. Dalam sambutannya, Ibnu Saleh menegaskan bahwa tugas pemkab bersama dengan penyelenggara Pemilu untuk memberikan informasi kepada masyarakat dan mengajak masyarakat untuk datang  ke TPS 17 April mendatang.

“Silakan ajak keluarga yang telah berhak untuk memilih datang bersama ke TPS. Jaga kerukunan, jangan sampai berkelahi hanya karena beda pendapat, juga jangan memaksakan kehendak pilihan kita kepada orang lain. Apalagi pemilihan umum ini merupakan hal yang baru bagi pemilih pemula. Kami akan mendukung penuh para penyelenggara tim Pemilu yakni Bawaslu dan KPU, kami harapkan selalu berkomunikasi dengan baik sehingga penyelenggaraan Pemilu khususnya di kabupaten Bateng dapat terlaksana dengan tertib dan aman, didukung oleh pihak Kepolisian dan seluruh aparat keamanan lainnya seperti Satpol PP dan Linmas, Pemilu pada 17 April 2019 dapat berjalan dengan aman, lancar, jujur  dan adil,” ujar Ibnu.

Kaitan kesiapan pengamanan Pemilu, Wakapolres Bateng, Kompol Effendi  Sugianto, pihak Kepolisian akan menempatkan 360 personil  pada 17 April mendatang.

“Kurang lebih akan menurunkan 2 peleton dari polda, juga ada dari satuan samping yakni TNI dan Linmas yang akan memback-up kita dari Kepolisian untuk mengamankan jalannya pesta demokrasi,” ujarnya.

Bupati  Bateng mengajak kepada seluruh komponen, kepada seluruh masyarakat, untuk menyukseskan kegiatan akbar ini dengan ikut andil sesuai dengan kapasitas masing-masing. Gunakan hak suara Anda sesuai dengan petunjuk dan aturan yang berlaku sehingga tidak terkena imbas dari pelanggaran-pelanggaran yang telah ditetapkan oleh pihak-pihak yang berkompeten. Beliau menambahkan masyarakat diharapkan dapat menjaga ketertiban diri masing-masing, tidak melanggar ketertiban Pemilu dengan terlibat money politic.

“Kami akan sangat sedih jika ada masyarakat kami (Bateng) dihukum penjara hanya karena tertangkap tangan menerima sesuatu pada saat kampanye. Tolong dihindari, jangan hanya karena menerima uang 100.000 rupiah, kebetulan ada yang melihat dan melaporkan, akhirnya dikurung 3 bulan penjara, alangkah sedihnya,” ujar Ibnu.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Ketua Bawaslu Bateng, Robianto, bahaya money politic dalam kegiatan kampanye akan berimbas pada kredibilitas para pemilih itu sendiri.

“Kami dari Bawaslu ingin mengingatkan jangan memilih karena tekanan, jangan memilih karena paksaan, jangan memilih karena money politic karena money politic adalah kejahatan Pemilu bukan berkah Pemilu. Di mana pelaku money politic akan diancam dengan tindak pidana Pemilu, karena dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa,” ujarnya.

Ketua Bawaslu yakin  dan percaya masyarakat Bateng penuh dengan kejujuran, karenanya tidak perlu memilih calon-calon tertentu karena pemberian apapun itu bentuknya. Bawaslu mengajak dan menghimbau para pemilih agar memilih sesuai dengan keinginan dan memilih secara bijak. Jangan karena ada sesuatu dijanjikan kemudian para peserta Pemilu menetapkan pilihan karena ada pemberian-pemberian atau janji serta iming-iming  yang  diberikan oleh pihak tertentu.

Mengingat pemilihan ini untuk pertama kalinya Pilpres dan Pileg dilaksanakan dalam kurun waktu bersamaan (serentak), pada 13 April mendatang merupakan batas akhir dari tahapan kampanye semua peserta Pemilu baik peserta Pilpres maupun Pileg.

“Tanggal 14,15,16 April termasuk masa tenang di mana tidak ada lagi aktivitas kampanye, tidak ada lagi pembagian bahan kampanye, dan hal lain yang berkaitan dengan kampanye. Jika dalam masa tenang tersbut masih ada orang yang memberikan sesuatu apapun bentuknya wajib di tolak agar tidak berurusan dengan Bawaslu,”ujar Robianto mengakhiri sambutannya.

Lebih lanjut, Ketua KPU Bateng yang diwakili oleh wakil KPU Bateng Panji, dalam sosialisasi ini menjelaskan persyaratan peserta Pemilu sebagai pemilih yang sah yakni berusia 17 tahun pada hari pemilihan, sudah menikah atau sudah pernah menikah sesuai dengan UU No. 7 Tahun 2017 pasal 198. Pemilih hanya boleh terdaftar satu kali dan yang boleh memilih adalah WNI, tidak boleh WNA, TNI dan Kepolisian.

Panji juga memberikan gambaran tata cara pencoblosan surat suara kepada masyarakat yang hadir pada acara jalan santai ini. Menurutnya, ada 5 jenis surat suara yang akan dicoblos masyarakat dalam Pilpres dan Pileg kali ini. Berdasarkan Keputusan KPU RI No. 1944/PL.02-Kpt/01/KPU/XII/2018, berikut lima jenis surat suara di Pemilu 2019. Pertama, warna abu-abu untuk surat suara Pemilu Presiden dan Wakil Presiden, kedua, warna kuning surat suara Pemilu untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR RI), ketiga, warna merah surat suara Pemilu untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI), keempat, warna biru surat suara Pemilu untuk untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi (DPRD Provinsi), terakhir, warna hijau surat suara Pemilu untuk memilih Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten/Kota (DPRD Kabupaten/Kota).

Ibnu juga menambahkan suara pemilih sangat dibutuhkan untuk membangun bangsa dan negara. Jika ada yang belum terdaftar silakan hadir langsung ke TPS terdekat membawa KTP dan KK, namun SIM tidak berlaku.

“Jangan Golput! Khususnya pemilih pemula. Satu suara sangat berharga untuk membangun bangsa dan negara ini,” harap Bupati Bateng.

Acara jalan santai ini diakhiri dengan pembagian doorprize yang tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh masyarakat Bateng. Dapat sehatnya, dapat hadiahnya. H-23 Pilpres dan Pileg, semoga seluruh masyarakat Bateng ikut memberikan hak suaranya untuk kemajuan bangsa dan negara.

“Sukses Pemilu! Pemilih Berdaulat, Negara kuat”.* (KD/JP?Foto:KD)

 

Sumber : Diskominfosta Bangka Tengah