Home Berita Terkini Peresmian Kampung Literasi Mahadaya, Algafry: Tingkatkan Kualitas SDM dengan Rajin Membaca

Peresmian Kampung Literasi Mahadaya, Algafry: Tingkatkan Kualitas SDM dengan Rajin Membaca

151
0
SHARE
Peresmian Kampung Literasi Mahadaya, Algafry: Tingkatkan Kualitas SDM dengan Rajin Membaca

Koba - Bupati Bangka Tengah (Bateng), Algafry Rahman, S.T., dan Bunda Baca Kabupaten Bateng, drg. Eva Algafry menghadiri persemian Kampung Literasi Mahadaya di Jalan By Pass Gang Sejora Kelurahan Padang Mulia, Kecamatan Koba, Sabtu (27/11/2021).

Pada kesempatan itu Algafry sambut baik dan sepenuhnya mendukung keberadaan Taman Baca Masyarakat (TBM) Kampung Literasi Mahadaya. Hal ini karena keberadaan TBM merupakan suatu program untuk meningkatkan minat baca pada anak-anak dan remaja beserta masyarakat.

Pasalnya, dengan rajin membaca tentu akan meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).

"Pendidikan merupakan prioritas utama dalam upaya membangun dan meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Terkait hal ini maka diperlukan sarana dan prasana untuk mendukung itu semua," ucap Algafry.

Selain itu, Ia mengungkapkan di Indonesia sendiri saat ini minat baca pada masyarakat masih rendah. Oleh sebab itu, sinergitas dan kolaborasi antara lembaga penyelenggara literasi dengan pemerintah beserta badan usaha merupakan peran penting dalam mewujudkan SDM yang berkualitas untuk membangun bangsa Indonesia.

"Peningkatan kualitas manusia melalui pendidikan di Indonesia belum maksimal. Data UNESCO untuk indeks pembangunan pendidikan, indonesia berada di nomor 69 dari 127 negara. Tingkat literasi terutama minat baca masyarakat masih rendah. Tantangannya adalah bagaimana membudayakan minat baca dengan eksistensi di berbagai bidang," jelas Algafry.

Frekuensi yang sama disampaikan oleh Bunda Baca Bateng, Eva Algafry.  Ia menyakini bahwa membaca merupakan kunci bagi setiap manusia untuk bisa mebawa perubahan baik pada individu maupun lingkungannya dalam bentuk perubahan pengetahuan, sikap dan keterampilan.

Dalam hal ini, untuk meningkatkan daya minat baca harus dilakukan sejak dini. Faktor-fator yang dapat memicu minat baca harus lebih diperhatikan, sehingga kendala-kendala yang menjadi dasar kurangnya minat baca pada anak menjadi solusi untuk mewujudkan hal tersebut.

"Bisa jadi, kurangnya minat baca di masyarakat kita memang didasari karena fasilitas yang sangat terbatas. Atau bisa juga karena buku yang disajikan kurang menarik. Atau juga karena faktor promosi perpustakaan yang menarik dan kreatif," ucap Eva.

"Setiap masalah pasti ada solusinya dan tidak harus menunggu orang lain melakukannya. Ayo mari bersama-sama bergerak untuk mewujudkan generasi yang unggul dan berkualitas di Bangka Tengah," tegasnya.

Tampak hadir dalam Launching Kampung Literasi Mahadaya tersebut, perwakilan Kapolres Bateng, Danramil Koba, Kepala OPD Bateng, Ketua Satgas Covid Bateng, Camat Koba dan Lurah se-Kecamatan Koba.* (IAN/APJ/Foto:RDO)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah