Home Penghargaan Raih Predikat ke-2 ADLGA 2023 dari Mendagri, Sekda Bangka Tengah: Ini Berkat Bupati dan Sinergi Bersama

Raih Predikat ke-2 ADLGA 2023 dari Mendagri, Sekda Bangka Tengah: Ini Berkat Bupati dan Sinergi Bersama

954
0
SHARE
Raih Predikat ke-2 ADLGA 2023 dari Mendagri, Sekda Bangka Tengah: Ini Berkat Bupati dan Sinergi Bersama

JAKARTA - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bangka Tengah, Sugianto mendapatkan penghargaan bergengsi di tingkat nasional, Kamis (27/7/2023).

Sekda Bateng memperoleh predikat ke-2 kategori Sekretaris Daerah tingkat kabupaten seluruh Indonesia dalam kegiatan ASKOMPSI Digital Leadership Goverment Award (ADLGA) 2023.

Bertempat di Jakarta International Expo, DKI Jakarta, penyerahan predikat itu disaksikan oleh Sekda dari sejumlah provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia serta pengurus ASKOMPSI (Asosiasi Diskominfo Provinsi Seluruh Indonesia) periode 2023-2025 yang baru saja dikukuhkan pada kesempatan yang sama.

Sekda Bateng, Sugianto mengatakan bahwa penghargaan yang berhasil didapat tersebut merupakan buah kontribusi dari banyak pihak dan dorongan dari Bupati Bangka Tengah, Algafry Rahman.

"Terima kasih kepada pak Bupati yang terus mendorong digitalisasi pemerintahan di Kabupaten Bangka Tengah," ucap Sugianto.

Menurutnya, ini adalah kerja tim yang harus terus didorong kedepannya, sehingga digitalisasi di Kabupaten Bangka Tengah dan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menjadi capaian ke depan yang harus diwujudkan dengan lebih baik, entah itu dalam sistem pemerintahan maupun pelayanan publiknya.

"Pada saat seleksi karya dan melihat apa yang kami kerjakan bersama tim dan OPD, awalnya Bangka Tengah masuk lima besar," ucap Sugianto.

Setelah itu dilakukan pemaparan terhadap inovasi-inovasi digital atau aplikasi yang ada di Pemkab Bangka Tengah.

"Ternyata kita dikabarkan masuk tiga besar dan alhamdulillah mendapat predikat ke-2," sambungnya.

Lebih lanjut, Sugianto menjelaskan bahwa ada beberapa inovasi digital atau aplikasi yang membuat Bangka Tengah mendapat predikat juara kedua tersebut.

Adapun beberapa inovasi yang dimaksud yakni berkaitan dengan kepegawaian yaitu SIKETAWAI, SIPELAWAN yang kemudian diintegrasikan menjadi SIKAOLIN. Lalu untuk sistem pemerintahannya ada SAKD, SEPAKAT dan SIPATEN.

"Sedangkan untuk inovasi pelayanan publik ada aplikasi SILAKSO dan SIDOLPIN yang kita anggap menonjol meskipun semua aplikasi yang ada di setiap OPD itu sudah bagus semua," terangnya.

Ketua ASKOMPSI Periode 2023-2025, M. Faisal mengatakan bahwa kegiatan ADLG Awards 2023 itu berjalan dari hasil inisiasi antara ASKOMPSI dan Kemendagri.

"Kegiatan kali ini adalah yang ketiga kalinya kita selenggarakan karena implementasi SPBE sangat bergantung dengan sosok seorang Sekda," ucap Faisal.

Oleh karena itu, setelah melalui beberapa tahapan seperti kuisioner, penilaian, visitasi dan presentasi, akhirnya dipilih tiga sekda terbaik di tingkat provinsi dan kabupaten/kota dalam penerapan digital leadership.

"Saat ini sudah ada sekitar 150 sekda yang bersama dengan kami (ASKOMPSI-red) dan semoga tahun depan bisa meningkat menjadi di atas 200," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Jendral Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Teguh Setyabudi, mewakili Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian mengucapkan selamat kepada Sekretaris Daerah (Sekda) provinsi, kota, dan kabupaten yang menerima penghargaan ADLGA 2023.

"Mudah-mudahan penghargaan ini dapat memacu atau mendorong kita untuk berkontribusi dalam mewujudkan pemerintahan berbasis elektronik yang saat ini sedang kita gerakkan," kata Teguh.

Ia mengatakan bahwa visi pemerintahan berbasis elektronik tahun 2018-2025 bertujuan untuk mewujudkan pemerintahan dengan melakukan penataan dan penguatan organisasi dan tata kelola sistem, membangun fondasi teknologi informasi dan komunikasi, mengembangkan pelayanan publik berbasis elektronik yang terpadu, membangun SDM yang kompetitif dan inovatif.

Harapannya adalah dengan diserahkannya ADLG Awards 2023 bukan hanya sekedar acara seremonial melainkan memberikan makna sehingga para Sekda mampu menjadi digital.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah

Penulis: Gusti Indra Gunawan

Editor: Kumala Sari Dewi

Fotografer: Ahmad Faris