KOBA – Bertempat di Smart Meeting Room Kantor Bupati Bangka Tengah, Senin (16/03/2026), Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, bersama Ketua DPRD Bangka Tengah, Kasi Intel Kejari Bangka Tengah dan Kabagren Polres Bangka Tengah, dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah Bangka Tengah mengikuti Zoom Meeting Rakor Pengendalian Inflasi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kemendagri RI sekaligus dirangkaikan dengan evaluasi dukungan Pemerintah Daerah dalam Program tiga juta rumah dan sosialisasi penyelenggaraan jaminan produk halal.
Zoom Meeting ini dipimpin oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri, Tomsi Tohir, dan diisi oleh beberapa narasumber yakni Badan Pusat Statistik, Direktorat Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Kementerian Perdagangan, Perum Bulog, Kantor Staf Presiden, Badan Pangan Nasional, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Satgas Pangan Polri, Jamdatun Kejagung, TNI, Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal, dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman.
Sekjen Kemendagri menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam pengendalian inflasi, khususnya menjelang bulan Ramadan dan Idulfitri, yang biasanya akan diikuti dengan peningkatan permintaan terhadap berbagai komoditas pangan.
“Pada periode bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri ini biasanya terjadi peningkatan permintaan masyarakat terhadap sejumlah komoditas, sehingga memerlukan langkah-langkah pengendalian yang lebih intensif agar harga tetap stabil,” ujar Tomsi.
Ia berharap pemerintah daerah dapat terus aktif memantau perkembangan harga di lapangan dan jika terdapat indikasi kenaikan yang signifikan dapat segera lakukan langkah intervensi agar tidak berdampak pada daya beli masyarakat.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten terus berkomitmen menjaga stabilitas harga dan menjamin ketersediaan bahan pokok di Bangka Tengah. Dikatakannya, langkah ini diambil guna memastikan masyarakat tidak terbebani oleh lonjakan harga, terutama pada komoditas pangan esensial serta menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HKBN) Idulfitri 1447 H.
“Setiap hari tim Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Bangka Tengah di lapangan melakukan pengecekan secara intensif. Kami selalu memperbarui informasi terkait harga komoditas hasil peternakan dan hortikultura di Bangka Tengah. Hal ini memiliki makna penting agar kita memiliki data akurat untuk mengambil kebijakan seperti Operasi Pasar Murah,” ujar Efrianda.
Wabup menjelaskan bahwa dalam menjalankan fungsi pengawasan ini, Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah tidak bekerja sendiri, melainkan melalui sinergi lintas sektoral menjadi fondasi utama dalam menjaga stabitilitas harga.
“Kami senantiasa menggandeng para pemangku kepentingan, mulai dari TNI dan Polri melalui Satgas Pangan, Kejaksaan Negeri, instansi vertikal, Dinas Pertanian, hingga Dinas Perikanan. Kolaborasi dengan para pelaku usaha serta Bank Indonesia juga kita lakukan melalui GPM sebagai bentuk kehadiran pemerintah dan memastikan akses pangan dengan harga yang terjangkau dan berkualitas,” tambahnya.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Prayogi J
Editor: Kumala Sari Dewi
Fotografer: Prayogi J











LEAVE A REPLY