Home Berita Terkini Rakor Penanggulangan Covid-19 Nataru 2021, Algafry: Waspada Omicron, Tahun Baru di Rumah Saja

Rakor Penanggulangan Covid-19 Nataru 2021, Algafry: Waspada Omicron, Tahun Baru di Rumah Saja

1,242
0
SHARE
Rakor Penanggulangan Covid-19 Nataru 2021, Algafry: Waspada Omicron, Tahun Baru di Rumah Saja

Koba – Pemkab Bangka Tengah mengikuti Rapat Koordinasi yang dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri dalam rangka Pembahasan Penanggulangan Covid-19 di Masa Natal dan Tahun Baru dan Penanganan Varian Omicron. Rakor  yang diikuti oleh Kepala Daerah se-Indonesia ini digelar daring melalui video conference dan disaksikan dari pendopo rumah dinas Bupati Bangka Tengah, Senin (27/12/2021).

Tujuan dari rakor ini yakni mempersiapkan upaya antisipasi penyebaran Covid-19 terutama adanya varian baru, Omicron, yang sudah mulai masuk ke Indonesia. Hal ini sebagai langkah pencegahan agar tidak terjadi lonjakan kasus baru Covid-19.

Prof. Drs. H. Muhamad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. selaku Mendagri menyampaikan bahwa strategi utama penanggulan pandemi Covid-19 termasuk penanganan varian Omicron ini tak lain dengan mematuhi protokol kesehatan 5M. Khususnya menghindari kerumunan maksimal 50 orang selama periode 24 Desember 2021 sampai dengan 2 Januari 2022.

Hal-hal yang dilarang antara lain pesta kembang api, pawai dan arak-arakan, juga meniadakan event perayaan Nataru di pusat perbelanjaan/mall kecuali pameran UMKM. Namun dilakukan juga perpanjangan jam operasional pusat perbelanjaan mall yang semula 10.00-21.00 WIB menjadi 09.00-22.00 namun dengan pembatasan 75% dari kapasitas pengunjung. Adanya pembatasan tersebut disebut Tito untuk mencegah adanya kerumunan.

Tito juga meminta masing-masing kepala daerah mulai dari tingkat Bupati, Walikota, hingga Gubernur harus mendisiplinkan warganya dengan optimalisasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro.

Sementara itu Ir. Budi Gunadi Sadikin, CHFC, CLU. Dari Kementerian Kesehatan RI mengatakan bahwa dibandingkan minggu lalu (20/12) terjadi peningkatan kasus terkonfirmasi dari 62.342 menjadi 186.889. Sedangkan negara yang mendeteksi Omicron bertambah dari 97 menjadi 117, dan di Indonesia yang terdeteksi sudah sebanyak 46 kasus.

Menurut Budi, perlu digencarkan kembali vaksinasi sesuai dengan target yang telah diterapkan yakni 70% untuk dosis pertama 60% untuk dosis pertama khusus lansia. Juga mulai dilakukan vaksinasi anak usia 6 tahun sampai 11 tahun apabila telah mencapai target yang telah ditetapkan.

Algafry Rahman, S.T. selaku Bupati Bangka Tengah memberikan himbauan kepada masyarakat khususnya Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

“Tidak menyelenggarakan acara yang bisa menjadi kerumunan dan kita akan upayakan semuanya berjalan dengan baik jangan sampai  menimbulkan keramaian di malam tahun baru. Alangkah baiknya jika di rumah saja," ujar Algafry.

Turut menyaksikan vidcon ini yakni Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka Tengah, Kepala BPBD Kabupaten Bangka Tengah beserta staf, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bangka Tengah beserta staf, Plt. Kepala Diperkimhub Kabupaten Bangka Tengah, Plt. Kabid P2P (Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit) Dinkes Kesehatan Bangka Tengah. *(UMM-APJ/APJ/Foto:RDO)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah