Home Berita Terkini Rapat Konsultasi TP-PKK Tingkat Provinsi Bangka Belitung Soroti Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting

Rapat Konsultasi TP-PKK Tingkat Provinsi Bangka Belitung Soroti Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting

784
0
SHARE
Rapat Konsultasi TP-PKK Tingkat Provinsi Bangka Belitung Soroti Pencegahan Pernikahan Dini dan Stunting

Pangkalpinang - drg. Eva Algafry selaku Ketua TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah menghadiri pembukaan Rapat Konsultasi Tim Penggerak PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 yang dilaksanakan di Bangka City Hotel Pangkalpinang, Rabu (08/09/2021).

Dibuka oleh Hj. Melati Erzaldi, S.H, Rapat Konsultasi ini mengangkat tema "Kita Tingkatkan Sinergitas Kader dalam Upaya Pencegahan Perkawinan Anak dan Peduli Stunting Guna Mewujudkan Keluarga Sehat dan Sejahtera". Melati menyampaikan bahwa Rapat Konsultasi (Rakon) tahun 2021 ini bertujuan untuk menyerap aspirasi dan mengetahui permasalahan yang ditemui oleh anggota Tim Penggerak PKK baik di Kabupaten dan Kota, juga Kecamatan sampai desa/kelurahan yang ada di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Saya berharap berbanggalah kita semua yang ikut Rapat Konsultasi hari ini semoga dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan bermanfaat untuk kita semua,” harap Melati.

Sehubungan dengan tema, Melati menginginkan meskipun kondisi pandemi Covid-119 belum landai, namun Posyandu sebagai pelayanan terdepan di masyarakat tetap berjalan tentunya dengan protokol kesehatan yang baik.

Terpisah, drg. Eva Algafry selaku Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bangka Tengah menyampaikan antusiasnya mengingat ini adalah Rakon pertamanya sejak menjabat Ketua PKK Kabupaten Bangka Tengah. Disebut Eva, meskipun Rakon ditunda hingga September namun semua itu demi menjaga protokol kesehatan sesuai himbauan Satgas Covid-19.

“Harapannya tentu tidak mengurangi esensi dari Rakon itu sendiri. Kami (PKK Bangka Tengah -red) juga akan mendengarkan arahan-arahan dan kebijakan-kebijakan baru dari pusat berkaitan dengan program-program PKK mulai dari Pokja 1 sampai dengan Pokja 4,” jelas Eva.

Lebih lanjut dijelaskannya bahwa beberapa program memang harus menyesuaikan dengan kondisi saat ini, selanjutnya hasil dari rakon ini akan segera ditindaklanjuti di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Pada prinsipnya Eva akan mendengarkan arahan dari Ketua PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyesuaikan kebijakan yang sedang dijalankan pemerintah.

Mengenai tema stunting Eva menyebutkan bahwa sejak dirinya dilantik Posyandu telah menjadi hal utama yang diperhatikannya. Ia berkeinginan mengubah pola pikir masyarakat yang menganggap Posyandu hanya milik Puskemas atau Dinas Kesehatan.

“Posyandu itu adalah milik desa/kelurahan, milik masyarakat, jadi bagaimana mengajak dan merangkul masyarakat, menggerakkan masyarakat, untuk bersama-sama mengaktifkan kembali Posyandu. Dengan Posyandu dan deteksi dini tumbuh kembang anak, maka stunting sangat bisa dicegah sejak sedini mungkin,” tegasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pengurus TP-PKK Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ketua TP-PKK Pangkalpinang selaku Tuan Rumah, Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang, pengurus TP-PKK Kabupaten Bangka Tengah dan Kabupaten dan Kota se-Bangka Belitung, juga para Camat se-Kota Pangkalpinang.

Pelaksanaan Rakon ini 2 hari yakni tanggal 8 dan 9 September 2021, di Hotel Bangka City Pangkalpinang. Dana penyelenggaraan berasal dari APBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Tahun 2021 Dinsos-PMD Provinsi Bangka Belitung pada kegiatan Peningkatan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga atau PKK.* (UMM-APJ/APJ/Foto:UMM)

Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah