KOBA – Sebanyak 30 peserta dari berbagai satuan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-Kanak se-Kabupaten Bangka Tengah, menyemarakkan karnaval pada perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Koba, Selasa (18/08/2026).
Pelepasan peserta karnaval dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda bersama Bunda PAUD Kabupaten Bangka Tengah, Eva Algafry dan didampingi oleh unsur FORKOPIMDA, Kepala OPD, Bunda PAUD Kecamatan, perwakilan Bhayangkari, dan Persit Kabupaten Bangka Tengah.
Wakil Bupati Bangka Tengah, Efrianda, mengapresiasi antusiasme anak-anak PAUD dan TK se-Bangka Tengah yang mengikuti karnaval dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Ia menyebut, seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan semangat dan antusiasme yang luar biasa.
“Anak-anak PAUD dan TK se-Bangka Tengah hari ini mengikuti karnaval dengan semangat yang luar biasa. Kami sangat mengapresiasi antusiasme mereka dalam memeriahkan kegiatan ini,” ujar Efrianda saat ditemui.
Efrianda juga memuji kreativitas para guru yang telah mempersiapkan berbagai kelengkapan dan penampilan anak didiknya. Menurutnya, kreativitas tersebut membuat kegiatan karnaval semakin meriah sekaligus menjadi wadah bagi anak-anak untuk berani tampil dan mengekspresikan diri.
Senada, Bunda PAUD Bangka Tengah, Eva Algarfry mengapresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada seluruh Bunda PAUD yang telah bersemangat dan berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Menurut Bunda PAUD Bangka Tengah, pawai PAUD sengaja dilaksanakan pada hari yang berbeda dengan pawai umum. Hal ini dilakukan karena jarak tempuh yang dilalui anak-anak PAUD juga disesuaikan dengan kemampuan mereka.
“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini dan mengucapkan terima kasih kepada seluruh Bunda PAUD yang dengan penuh semangat ikut menyukseskan acara. Pawai anak PAUD dilaksanakan di hari yang berbeda karena jarak tempuhnya juga berbeda,” ujarnya.
Selain menjadi sarana untuk memeriahkan kemerdekaan, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan Bunda PAUD untuk menyosialisasikan program Wajib Belajar 13 Tahun kepada masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menyosialisasikan pentingnya Wajib Belajar 13 Tahun, sehingga masyarakat semakin memahami pentingnya pendidikan bagi anak sejak usia dini hingga jenjang pendidikan berikutnya,” tambahnya.
Suasana semarak mewarnai sepanjang rute yang dilintasi barisan peserta. Didampingi para guru dan orang tua, anak-anak tampil menggemaskan dengan aneka pakaian adat nusantara hingga kostum profesi, kostum aneka buah dan sayuran. Pawai tahunan ini menyedot perhatian ratusan warga yang memadati bahu jalan.* Sumber: Diskominfosta Bangka Tengah
Penulis: Ristin
Editor: Kumala Sari Dewi
Fotografer: Onie R. Bana











LEAVE A REPLY